Bengkulu, InfoPublik – Menanggapi kian maraknya aksi geng motor dan kenakalan remaja yang meresahkan warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 116/20 Tahun 2026 mengenai pemberlakuan Jam Malam bagi pelajar.

Kebijakan yang ditandatangani oleh Walikota Dedy Wahyudi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.

Dedy mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fenomena remaja usia SMP dan SMA yang sering berkumpul hingga larut malam, bahkan terlibat aksi kriminal dengan membawa senjata tajam seperti celurit dan parang.

“Anak-anak tadi itu beraksi jam 12 malam. Supaya kita ada alasan untuk jemput bola ke masyarakat, kita buat aturan Jam Malam,” tegasnya, Rabu (25/2/26).

Dalam aturan tersebut, Pemkot menetapkan pembagian waktu. Pukul 18.00 – 21.00 WIB, digunakan untuk mengaji dan belajar di rumah. Di atas pukul 21.00 WIB, seluruh pelajar dilarang berada di luar rumah tanpa pendampingan orang tua atau wali untuk kepentingan mendesak.

Bagi pelajar yang melanggar, pihak berwenang termasuk Satpol PP, kepolisian, dan TNI tidak akan segan mengambil tindakan tegas, termasuk memanggil orang tua yang bersangkutan.

Walikota juga mengimbau peran aktif Ketua RT dan RW untuk memantau aktivitas remaja di lingkungan masing-masing demi mencegah kerumunan yang memicu kekerasan.

Selain tindakan preventif, Pemkot Bengkulu bekerja sama dengan BAZNAS, MUI, dan Kemenag meluncurkan program pembinaan melalui Lomba Remaja Islam Masjid (Risma) se-Kota Bengkulu selama bulan Ramadan 2026.

Perlombaan ini mencakup berbagai cabang seperti lomba azan, pidato, qiroah, hingga hadroh. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi para remaja agar lebih aktif memakmurkan masjid, Wali Kota bahkan menjanjikan hadiah umrah gratis bagi pemenang.

“Kalau kita orang tua dan pemerintah abai, mau jadi apa masa depan anak-anak muda kita? Melalui kompetisi ini, kita buat mereka lebih semangat melakukan kegiatan positif,” pungkas Dedy. (MCKB R. Novri)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!