Rabu , 30 September 2020
Home / Bengkulu / Sakit Saat Ulang Tahun, Walikota Helmi Besuk dan Berikan Kartu e-KTP Siswa SMA-6

Sakit Saat Ulang Tahun, Walikota Helmi Besuk dan Berikan Kartu e-KTP Siswa SMA-6

 

Bengkulu, InfoPublik – Muhammad Rifki pelajar SMAN 6 Kota Bengkulu yang berulang tahun ke-17 pada Selasa (21/1/2020) dikunjungi oleh Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan wakil walikota Dedy Wahyudi ke rumahnya di Kelurahan Penurunan. Saat dikunjungi rombongan Walikota, Rifki dalam kondisi sakit dan terbaring di ruang keluarga rumahnya. Kedua orangtuanya langsung menyambut kedatangan rombongan walikota.

Rencananya Rifki mau diberikan kejutan kue ulang tahun di sekolah namun pada saat walikota dan wawali datang ke SMAN 6 Rifki tidak masuk karena sedang sakit. Ia sudah 2 hari tidak sekolah karena sakit.

Tak lupa dalam kunjungan itu Helmi mendoakan Rifki agar diberikan kesembuhan oleh Allah dan ia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Rifki. Kemudian Helmi memberikan kartu e-KTP kepada Rifki yang usinya sudah 17 tahun.

Ia juga memberikan nasihat kepada Rifki agar tidak meninggalkan salat, rajin belajar dan patuh kepada kedua orangtua.

“Sudah 17 tahun artinya bukan anak-anak lagi. Sudah dewasa. Usia 17 tidak boleh lagi bolos sekolah. Sama orangtua harus sopan dan patuh. Salatnya harus tepat waktu berjamaah di masjid,” pesan Helmi.

Setelah menerima kartu e-KTP, Rifki diminta membacakan sebuah pantun yang tertulis di amplop e-KTP yang ia terima, yang berbunyi  “Ke Taman Berkas Jangan Melamun, Jangan Lupa Beli Cucur, Sekarang Ananda Sudah 17 Tahun, Janhan Lupa Bersyukur”

“Sekarang sudah dewasa jangan sampai terlalu banyak main-main lagi. Karena sudah dewasa punya tanggungjawab terhadap adik-adik, terhadap orangtua sehingga harus bersemangat. Kalau sekolah harus sampai ke sekolah jangan bolos,” katanya.

“KTP ini dijaga jangan sampai hilang. Kalau hilang nanti ditangkap Satpol PP,” ujarnya.

Saat diwawancarai, Helmi mengatakan bahwa dirinya bersama wawali sengaja mengantarkan e-KTP langsung ke alamat warga yang pertama kali menerima KTP di usia ke-17.

“Kenapa harus diantar KTP nya? Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ingin menghadirkan kebahagiaan. Saat-saat paling bahagia itu adalah usia 17 tahun yakni usia meninggalkan anak-anak dan masuk usia dewasa. Maka disaat paling bahagia itu pemerintah hadir. Maka kita antarkan langsung KTP nya kepada siapa saja yang berulang tahun ke 17. Itu visi misi walikota dan wawali menghadirkan kebahagiaan,” ujar Helmi.

Dilanjutkannya bahwa dengan dikunjungi oleh walikota dan wawali maka warga yang sakit akan merasa lebih baik dan bahagia.

“Yang sakit ini kita datangi ke rumahnya agar dia juga mendapatkan perhatian pemerintah. Kepada warga yang berusia 17 tahun tunggu saja kita akan bagikan e-KTP langsung ke alamat. Karena kita sekaligus mau memberikan pesan-pesan. Itu alasan kita antar ke alamat,” jelas Helmi.

Ayah kandung Rifki, Mardion merasa sangat senang dan bangga anaknya mendapat perhatian begitu besar oleh pemerintah Kota Bengkulu sampai-sampai walikota dan wawali datang langsung. “Kami sebagai orangtua sangat senang dan bangga. Terima kasih pak walikota dan wakil walikota. Kami doakan program-program pemerintah Kota Bengkulu berjalan lancar dan sukses,” tutur Mardion. (Rilis/Media Center Kota Bengkulu)

Pewarta : Eki Kurnia – Novri

Editor : Feren

About Radi

Baca Juga

Tingkatkan PAD, Bapenda Lakukan Penagihan Rutin PBB hingga Hotel dan Restoran Wajib Pajak

Bengkulu, InfoPublik – Dalam upaya mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perpajakan. Badan Pendapatan …