Bengkulu, InfoPublik – Sebuah tindakan nekat yang berpotensi memicu bencana besar nyaris saja merenggut kedamaian di Kawasan Belungguk Point.
Seorang oknum pedagang dilaporkan telah melakukan aksi ilegal berupa pencurian arus listrik milik pemerintah kota. Tindakan tidak bertanggung jawab ini langsung memicu reaksi keras dari aparat dan kecaman dari netizen.
Begitu menerima laporan yang menggentarkan tersebut, tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu tidak tinggal diam. Tanpa membuang waktu, petugas langsung merangsek ke lokasi kejadian. Mereka bergerak cepat melakukan penindakan tegas demi menghentikan aksi penjarahan energi tersebut.
Ancaman korsleting listrik yang bisa memicu kebakaran hebat dan membahayakan nyawa ratusan pengunjung yang sedang bersantai sempat membayangi kawasan ini.
Beruntung, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu menunjukkan respon yang luar biasa cepat. Petugas teknis langsung diterjunkan untuk memeriksa seluruh instalasi yang sempat dimanipulasi oleh oknum pedagang tersebut.
Namun, ketegangan tidak berhenti di dunia nyata. Jagat maya langsung gempar begitu kabar ini berembus. Netizen Bengkulu meluapkan amarah mereka melihat fasilitas publik yang baru ditata justru dirusak oleh tangan-tangan serakah.
Akun Facebook Yuwandi Doank mengecam keras mentalitas pedagang tersebut.
“Endak jualan tapi idak galak modal itu la penyakit, jangan kasi kendor Pak Wali. Apo beli jenset,” tulisnya geram.
Nada serupa juga disuarakan oleh Adriansyah yang menuntut sanksi blackout bagi pelaku.
“Jangan suruh jualan di sana lagi oknum pedagang yang nyuri api listrik itu. Bila perlu kenakan sanksi. Pemerintah harus tegas,” cetusnya.
Kekecewaan mendalam juga diungkapkan oleh Ayang Wiwit, yang menyayangkan rusaknya fasilitas kota akibat ulah egois oknum tersebut.
“Kayak mano endak elok Bengkulu nih, la dibuat elok disalahgunakan, diserak, dirusak. Kelak nyalahin Pak Wali pulo. Kalo endak berdagang tuh bawa genset ajo la atau lampu emergency, klo idak bisa jugo pke lampu minyak tanah ituna, Balik zaman dlu,” tulisnya panjang lebar.
Masyarakat pun juga mendesak agar kasus ini tidak berakhir. Akun Mul Yadi dengan singkat namun tegas meminta keadilan hukum ditegakkan.
“Proses ajo Pak Wali, itu suatu pencurian!” pungkasnya.
Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga fasilitas bersama. Tindakan tegas dipastikan akan terus diambil bagi siapa saja yang berani bermain-main dengan hukum dan keselamatan warga. (**)
