Rabu , 16 Juni 2021
Home / Bengkulu / Miris, Di Probolinggo Jenazah Diangkut Motor, Di Kota Bengkulu Diangkut Ambulans Gratis

Miris, Di Probolinggo Jenazah Diangkut Motor, Di Kota Bengkulu Diangkut Ambulans Gratis

Bengkulu, InfoPublik – Miris dan pilu, itulah kisah yang terjadi di Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021). Disana, masyarakat khayalak luas sedang hangat membahas peristiwa pilu yakni jenazah diangkut menggunakan motor.

Penyebabnya ialah keluarga jenazah tak mampu membayar biaya ambulans rumah sakit. Sehingga jenazah atas nama Sumo (60), warga Dusun Parsean, Desa Taman Sari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo terpaksa diangkut menggunakan motor roda 3 (Tossa).

Kisah pilu ini pun terdengar hingga Kota Bengkulu karena begitu viralnya. Bahkan kejadian ini mendapat respon dari Komisi I DPRD Kota Bengkulu Ronny Tobing yang prihatin akan kejadian tersebut. Pasalnya, kejadian seperti itu tak akan terjadi di Kota Bengkulu yang saat ini dipimpin Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi.

“Masyarakat Kota Bengkulu selayaknya bersyukur, karena kejadian yang terjadi di Probolinggo tidak terjadi di tempat kita. Ambulans di Kota Bengkulu gratis, tidak pandang kaya atau miskin, semua dilayani gratis,” jelas Ronny.

Di Kota Bengkulu sendiri saat ini memiliki 39 ambulans untuk melayani warganya. Bahkan, banyak warga luar kota maupun provinsi yang berobat di Kota Bengkulu, bisa difasilitas ambulans gratis ini. Baik itu mengantar pasien sakit, maupun warga yang meninggal dunia.

“Bahkan ambulans kita sudah sampai ke Medan, Sumatera Utara untuk mengantar jenazah. Menurut informasi bahkan tak hanya Sumatera, ambulans Pemkot Bengkulu sudah pernah mengantar pasien ke Jawa. Karena ini menyangkut kemanusiaan. Memanusiakan manusia, walaupun sudah meninggal,” tegas Ronny.

Politisi dari Partai Nasdem ini juga mengungkapkan bahwa pigak legislatif mendukung penuh eksekutif untuk pelayanan kesehatan.

“Kami di Banggar (Badan Anggaran) DPRD Kota Bengkulu, terus berupaya mendukung Pemkot menyangkut masalah kemanusiaan ini,” lanjut Ronny.

Kota Bengkulu, tambah Ronny, siap mengajak kabupaten, kota maupun provinsi lainnya untuk berbagi ilmu dan program yang sudah dicanangkan di Kota Bengkulu. Salah satunya ialah ambulans gratis.

“Kita terbuka untuk berbagi program dengan daerah lain. Bisa bayangkan APBD Kota Bengkulu yang hanya Rp 1,2 triliun bisa memberi pelayanan ambulans gratis. Di Probolinggo informasinya APBD Rp 2 triliun lebih, semoga bisa membahagiakan warganya juga dengan ambulans gratis, supaya tidak ada kejadian miris itu terulang kembali,” tambah Ronny.

Di lain waktu, sopir ambulans gratis Pemkot Bengkulu Rully Saputra turut prihatin dengan peristiwa di Probolinggo. Rully merasakan betul kesedihan dan duka keluarga yang ditimpa musibah, karena ia sering mengantar pasien maupun jenazah, bahkan hingga keluar Kota Bengkulu.

“Kami berdoa, semoga daerah lain juga bisa seperti Kota Bengkulu. Saya sendiri, merasakan manfaat ambulans gratis bagi warga yang tertimpa musibah,” ujar Rully.

Rully pun menceritakan pengalamannya yang sudah menempuh berbagai daerah, untuk mengatar pasien sakit maupun yang meninggal dunia.

“Ya, saya pernah mengantar ke berbagai daerah di Sumatera. Tinggal Aceh yang belum. Kalau ke Medan, Riau, Padang, Palembang dan lainnya, sudah pernah. Ke pulau Jawa juga sudah, bahkan ke Kediri,” ungkap Rully.

Rully juga menceritakan setiap dirinya mengantar jenazah ke berbagai kota, kabupaten hingga provinsi tetangga. Semuanya mengucapakan terimakasih kepada Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi yang telah menggalakkan program ambulans gratis, bahkan untuk warga tak mampu program ini sangat membantu dan meringankan beban saat sedang berduka. (**)

About Radi

Baca Juga

Tingkatkan Keterampilan Dan Kecerdasan, Personel Damkar Ikuti Pelatihan 3 Hari

Bengkulu,InfoPublik – Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bengkulu mengikuti pelatihan selama 3 …