Bengkulu, InfoPublik – Matahari perlahan turun di ufuk barat Kelurahan Pekan Sabtu, namun keramaian di Balai Kota Merah Putih justru baru saja dimulai. Kawasan yang dulunya hanya berupa hamparan tanah biasa, kini telah bersolek menjadi “permata” baru bagi pariwisata Kota Bengkulu.

Sejak pagi hingga petang, kompleks kantor Pemerintah Kota Bengkulu ini tak pernah sepi. Bukan hanya aparatur sipil negara yang berlalu-lalang, melainkan keluarga, anak muda, hingga wisatawan dari kabupaten tetangga yang datang untuk satu tujuan: menikmati estetika Balai Kota yang kian mempesona.

Daya tarik utama yang mencuri perhatian adalah hamparan rumput sintetis seluas 2.562,23 m². Pengerjaan yang dimulai oleh Dinas PUPR Kota Bengkulu sejak akhir November 2024 lalu ini telah mengubah wajah halaman Balai Kota menjadi area publik yang nyaman.

Anak-anak tampak riang berlarian tanpa alas kaki, sementara orang tua duduk santai sembari mengabadikan momen.

Tak sekadar rumput hijau, kini hadir ornamen tulisan “Balai Kota Merah Putih” yang megah. Ornamen ini menjadi titik favorit untuk berswafoto, ada juga taman kolam nan indah.

Jika siang hari ia tampak gagah dengan latar gedung yang mewah, maka malam hari adalah waktu di mana “sihir” sebenarnya terjadi. Tulisan tersebut memancarkan cahaya lampu yang estetik, menciptakan suasana romantis sekaligus modern di tengah kota.

Lebih dari sekadar taman bermain, transformasi Balai Kota ini membawa misi besar, memperkuat identitas Bengkulu sebagai Kota Merah Putih. Langkah ini merupakan penghormatan kepada Ibu Fatmawati, putri asli Bengkulu sekaligus penjahit Bendera Pusaka yang pertama kali dikibarkan pada Proklamasi Kemerdekaan RI.

Pemerintah Kota berharap, kemegahan balai kota ini menjadi pengingat bagi generasi muda akan akar sejarah yang kuat di tanah kelahiran mereka.

Seiring dengan meningkatnya popularitas destinasi ini, Pemerintah Kota Bengkulu menitipkan pesan penting bagi seluruh pengunjung. Keindahan yang ada adalah milik bersama, sehingga kewajiban menjaganya pun berada di tangan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga aset ini dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area rumput sintetis,” pesan Walikota.

Dengan menjaga kebersihan, Balai Kota Merah Putih akan tetap menjadi ruang publik yang asri dan nyaman untuk dinikmati hingga bertahun-tahun ke depan.

Kini, warga Bengkulu tak perlu bingung mencari tempat bersantai. Cukup datang ke Pekan Sabtu, dan rasakan sendiri kemegahan Balai Kota yang kini menjadi simbol kebanggaan baru Bumi Merah Putih. (**)

error: Content is protected !!