Bengkulu, InfoPublik – Air mata haru tak terbendung dari wajah renta Mbah Tukiyem, seorang warga Kelurahan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban.

Setelah kisah pilunya viral akibat manipulasi Kartu Keluarga (KK) oleh oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menyebabkan hak bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) miliknya hangus, kini secercah harapan baru kembali hadir di hidupnya.

Gelombang kepedulian dari berbagai pihak mengalir deras ke kediaman Mbah Tukiyem. Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, secara langsung turun tangan memberikan bantuan berupa paket sembako dari Dinsos dan Baznas serta uang santunan untuk meringankan beban hidup sang nenek.

Tidak hanya itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu juga turut bergerak cepat dengan menanggung biaya sewa kontrakan Mbah Tukiyem selama tiga bulan ke depan, ditambah berbagai bantuan dari para donatur yang tersentuh oleh kisahnya.

Di tengah segala kesulitan yang sempat menjimpitnya, Mbah Tukiyem justru menunjukkan kelapangan hati yang luar biasa. Ia mengaku telah memaafkan oknum lurah yang sempat memanipulasi datanya hingga memutus hak bantuan sosial yang sangat ia butuhkan selama ini. Baginya, tidak ada gunanya menyimpan dendam.

“Saya sudah memaafkan Bu Lurah dengan tulus. Apa yang sudah terjadi, biarlah berlalu. Sekarang saya bersyukur karena ternyata masih banyak orang baik yang peduli dengan nasib saya,” ujar Mbah Tukiyem dengan suara bergetar.

Rasa syukur mendalam juga ia sampaikan kepada Pemerintah Kota Bengkulu dan seluruh pihak yang telah mengulurkan tangan. Bantuan yang datang bertubi-tubi ini dinilainya sebagai jawaban atas doa-doanya selama menghadapi masa-masa sulit.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota beserta seluruh jajarannya. Bantuan ini sangat berarti bagi saya. Semoga kebaikan bapak-bapak sekalian dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya sambil menyeka air mata.

Kini, Mbah Tukiyem bisa bernapas lebih lega. Di balik ketidakadilan yang sempat ia terima dari oknum lurah, ketulusan hati dan solidaritas masyarakat Bengkulu telah mengembalikan senyum di wajah senjanya. (**)

error: Content is protected !!