Kamis , 24 September 2020
Home / Nasional / Helmi Hasan, Halmahera Selatan, dan Batu Bacan

Helmi Hasan, Halmahera Selatan, dan Batu Bacan

Kedatangan Walikota Bengkulu Helmi Hasan ke Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara memberi kesan tersendiri baginya. Tiga hari Helmi Hasan di sana merasakan kehangatan sambutan di salah satu wilayah bagian timur Indonesia itu. Pria yang sudah berkeliling Indonesia bertemu para kepala daerah untuk kerjasama mewujudkan masyarakat yang religius dan bahagia itu mengaku merasa ada yang berbeda dengan sambutan di Halmahera Selatan. Bagaimana kisahnya?

Berikut liputan khusus Nugroho Tri Putra dari Halmahera Selatan.

Sore itu Rabu (4/3/2020) Pukul 17.50 Waktu Indonesia bagian Timur (WIT) pesawat  jenis Wings Air ATR dari Ternate mendarat di Bandara Oesman Sadik, Labuha, Halmahera Selatan. Pesawat ini membawa Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan rombongan yang diundang ke Halmahera Selatan. Setelah 30 menit menempuh jalur udara dan setiba di bumi Saruma itu, Helmi Hasan dan rombongan disambut tarian sambutan khas setempat. Kedatangan Helmi Hasan ini pun disambut langsung Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba dan Sekretaris Daerah Helmi Surya.

Setelah 10 menit transit di VIP Bandara Oesman Sadik, Helmi Hasan menuju Masjid Al Kautsar, Tomori, Bacan untuk menunaikan salat magrib dan isya berjamaah. Sekretaris Daerah Halmahera Selatan pun masih ikut mendampingi. Setelah itu, Helmi Hasan dan rombongan diajak ke Taman Budaya. Taman Budaya ini adalah Hutan Karet yang oleh Pemkab Halmahera Selatan dibangun rumah adat dari berbagai daerah di Indonesia. Di kawasan hutan karet inilah Helmi Hasan dan rombongan disiapkan penginapan dalam bentuk rumah adat. Rabu malam itu pula, Helmi Hasan dijamu makan malam bersama di salah satu pendopo bagian dari perumahan adat di hutan karet tersebut.

“Wahh ini sambutannya luar biasa, kami dihidangkan makanan terenak di dunia,” kata Helmi Hasan saat hendak menyantap makan malam bersama Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba dan Sekretaris Daerah Helmi Surya.

Dikatakan Helmi, kekayaan alam Halmahera Selatan memang tidak diragukan lagi. “Luar biasa hidangan makanan ini, rata rata semua bersumber dari laut. Kepiting dan lobsternya besar besar,” ujarnya.

Sementara itu, Bahrian Kasuba mengungkapkan, sengaja mengundang Helmi Hasan ke daerahnya agar Walikota Bengkulu Helmi Hasan dapat berbagi pengalaman tentang program program yang telah dijalankan di Kota Bengkulu. “Saya sengaja mengundang pak Wali untuk menjadi narasumber Tablig Akbar Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan yang akan berlangsung Kamis (5/3/2020) di Masjid Raya, dalam acara itu nanti saya ingin Pak Wali Helmi Hasan memaparkan program yang telah dijalankan,” kata Bahrain Kasuba malam itu.

Tak terasa, jam telah menunjukkan Pukul 10.30 WIT. Makan malam pun usai, wajah Walikota Bengkulu Helmi Hasan pun terlihat mulai lelah, hari itu, ia habis menempuh perjalanan udara (pesawat) 4 jam dari Jakarta ke Ternate dan 30 menit dari Ternate ke Labuha Halmahera Selatan.

“Mari pak Bupati, kami istirahat dulu,” kata Helmi Hasan kepada Bahrain Kasuba.

Masjid Kesultanan Bacan

Kamis (5/3/2020) subuh Pukul 04.00 WIT, Helmi Hasan dan rombongan Kepala OPD Pemkot Bengkulu melakukan persiapan menuju Masjid Kesultanan Bacan. Menggunakan 4 mobil yang telah disiapkan oleh Pemkab Halmahera Selatan, Helmi Hasan menuju Masjid Kesultanan Bacan untuk menunaikan salat subuh berjamaah. Di masjid yang merupakan cagar budaya itu, Sekretaris Daerah Helmi Surya juga mendampingi Helmi Hasan. Di sini, Helmi Hasan diminta oleh pengurus masjid memberikan tausyiah usai salat subuh berjamaah.

Keraton Kesultanan Bacan Simpan 1,8 Ton Bongkahan Bacan

Usai subuh berjamaah, Sekretaris Daerah Helmi Surya mengajak Walikota Helmi Hasan untuk melihat Keraton Kesultanan Bacan. Di rumah keraton ini, Helmi Hasan melihat silsilah garis keturunan Kesultanan. Di rumah keraton kesultanan ini terpajang foto foto dan lukisan saksi sejarah kesultanan di Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Didampingi Helmi Surya, Helmi Hasan terlihat terpukau melihat satu per satu isi dari rumah yang dibangun pada tahun 1937 itu. Rumah Keraton Kesultanan yang terletak di pinggiran jalan kawasan Labuha ini bukanlah keraton yang pertama. Karena, keraton lama telah dibom sekutu pada paruh awal abad 20.

“Sejarah Bacan jauh lebih tua dari foto-foto ini, yakni bermula dari Abad ke-14. Saat ini, Sultan Bacan Alhajj Abdurrahim Muhammad Gary Dino Ridwan Syah mengontrol dari Amerika, karena bekerja di sana,” kata Helmi Surya.

Helmi Hasan pun semakin takjub ketika Helmi Surya memperlihatkan bongkahan batu bacan yang terletak di halaman Keraton Kesultanan Bacan. Konon, batu bacan yang sempat viral di media massa bahkan hingga mancanegara pada 5 tahun silam itu dulunya ditemukan warga yang sedang menambang menggunakan pahat di Desa Palamea, Pulau Kasiruta.

Sebagai ikon penghasil batu mulia terbaik, akhirnya Pemkab Halmahera saat itu langsung memindahkan bongkahan bacan jenis Palamea ini ke halaman rumah Keraton Kesultanan Bacan.

“Ini bongkahan bacan seberat 1,8 ton pak wali,” kata Helmi Surya kepada Helmi Hasan.

Helmi Hasan pun terlihat memegang bongkahan batu bacan berwarna hijau kebiruan tersebut. Sebelum kembali ke rumah adat, Helmi Hasan sempat berfoto di bongkahan batu bacan tersebut.

“Dari cerita ke cerita warga, dulu pernah ada pengusaha Taiwan untuk membeli bongkahan batu bacan seberat 1,8 ton ini. Tetapi oleh Pemkab Halmahera Selatan tidak dijual,” kata Odiy staf Dinas Kominfo Kabupaten Halmahera Selatan yang sedang mendampingi Media Center Kominfo Kota Bengkulu saat itu.

Sampaikan Program yang Membahagiakan hingga MoU Religius dan Bahagia

Di hari yang sama, siang harinya, Walikota Bengkulu Helmi Hasan tiba di Masjid Raya Kabupaten Halmahera, di sana terlihat dipenuhi para ASN dan warga. Mereka menunggu kedatangan Walikota Bengkulu Helmi Hasan, Walikota 1001 janda itu ternyata berhasil membuat decak kagum Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba, hingga akhirnya ia mengundang khusus Helmi Hasan datang ke daerahnya untuk berbagi program dan pengalaman.

Sesaat Helmi Hasan tiba di Masjid Raya, Bahrain Kasuba langsung memeluknya. Saat sambutan dalam acara Tablig Akbar Pembinaan Aparatur Berbasis Nilai di lingkungan Pemkab Halmahera Selatan, Bahrain mengungkapkan alasannya mengapa Walikota Bengkulu Helmi Hasan diundang menjadi narasumber diacara tersebut.

“Saya dengar Walikota Bengkulu Helmi Hasan dicintai warganya, punya program program yang bagus. Terpilih lagi menjadi Walikota untuk periode kedua tanpa kampanye,” ujar Bahrain.

Tidak hanya itu, Bahrain juga mendengar berbagai program yang dijalankan di Kota Bengkulu viral dan menjadi percontohan bagi daerah lain karena program itu menginspirasi. “Mendengar itu, saya langsung mencari nomor hp Walikota Bengkulu Helmi Hasan, dan dapat. Kemudian saya undang hari ini untuk berbagi pengalaman,” terangnya.

Sementara itu, Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengungkapkan program yang dijalankannya bersama Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi pada akhirnya adalah untuk mewujudkan Kota Bengkulu yang bahagia dan religius. “Kami memiliki program Gerakan Peduli Yatim. Gerakan ini adalah semua pejabat di Pemkot Bengkulu menjadi orangtua asuh dari anak anak yatim yang ada di Kota Bengkulu,” ujarnya.

Disampaikan Helmi Hasan, mulai dari Walikota, Wakil Walikota, Sekretaris Daerah hingga pejabat eselon IV semua mengangkat anak yatim. “Ini adalah gerakan agar para ASN khususnya pejabat untuk peduli kepada anak yatim. Ini adalah investasi akhirat,” ujar Helmi Hasan.

Program ini, sambung Helmi, punya nilai nilai kemanusiaan, karena anak yatim akan merasa bangga Pemkot menjadi orangtua asuh dari mereka.

“Kami juga memiliki Rumah Sakit Harapan dan Doa dengan layanan terbaik. Pasien yang telah sembuh akan dipadicure, madicure, dan creambath. Meskipun ini adalah hal yang kecil, tetapi layanan ini memberikan hal yang berarti bagi pasien,” ujar Helmi.

 

 

Selain itu, Helmi juga menyampaikan program HD Oto yaitu mobil dinas Walikota dan Wakil Walikota bisa digunakan warga secara gratis untuk mengantar pernikahan. Begitu juga dengan program Gerakan Peduli Siswa, Makan Akbar 1000 nampan pada Jumat berkah.

“Saat ini antar pemerintah tidak lagi saling berkompetisi, tetapi saling berkolaborasi. Kami juga akan mencontoh program program kebaikan Kabupaten Halmahera Selatan. Yang baik baik dari sini akan kami bawa ke Kota Bengkulu,” ujarnya.

Diakhir acara, juga dilakukan MoU antara Helmi Hasan dan Bahrain Kasuba, MoU berisi kesepakan untuk mewujudkan masyarakat yang religius dan bahagia. Walikota Helmi Hasan juga menyerahkan tongkat sebagai cinderamata kepada Bupati Bahrain Kasuba. Turut mendampingi Walikota Bengkulu, Kadis Koperasi, Kaban Lingkungan Hidup, Kadis Dukcapil, Plt Kadis PU, Plt Kadis Kominfosan, Kabag Keprotokolan, dan Kabid IKP Kominfo.

Batu Bacan yang Memberi Kesan

Jumat (6/3/2020) subuh, Walikota Helmi Hasan dan rombongan bersiap menuju Bandara Oesman Sadik, Labuha. Helmi Hasan telah dijadwalkan Protokol berangkat ke Ternate pukul 07.20 WIT menggunakan Pesawat Wings Air. Sebelum tiba di Bandara, Helmi Hasan dan rombongan melaksanakan subuh berjamaah di Masjid Agung Desa Hidayat. Usai subuh, Helmi Hasan menuju ruang VIP Bandara, ternyata di sana, Bupati Halmahera Selatan Bahrain Kasuba dan Sekretaris Daerah Helmi Surya kembali mendampingi Helmi Hasan dan para Kepala OPD untuk sarapan bersama. Menariknya, sesaat sebelum boarding, Bahrain Kasuba yang didampingi istri memberi cinderamata secara spontan kepada Helmi Hasan berupa cincin Batu Bacan. Tidak hanya Helmi Hasan, para Kepala OPD yang mendampingi Helmi Hasan pun juga diberi cincin batu bacan. Bahkan Sekretaris Daerah Helmi Surya secara spesial memberikan cincin batu bacan kepada Plt Kadis Kominfosan Kota Bengkulu Eko Agusrianto.

“Terimakasih pak Bupati. Saya sudah keliling ke daerah daerah di Indonesia, saya merasakan sambutan yang luar biasa di Halmahera Selatan ini. Mulai dari saya datang hingga pulang kami semua dilayani dengan sangat baik. Diberi cincin Batu Bacan pula. Luar biasa. Kalaulah bukan karena Allah SWT yang menggerakkan langkah kami ke Halmahera Selatan ini, mungkin kita tidak akan pernah berjumpa. Karena itu, saya mengundang pak Bupati dan rombongan untuk datang ke Kota Bengkulu,” kata Helmi Hasan menutup perbincangan. (**)

@Labuha, 6 Maret 2020.

About Nugroho Tri Putra

Baca Juga

Kemenkes Kenalkan Istilah Probable, Suspect, Kontak Erat dan Terkonfirmasi COVID-19

  Jakarta, InfoPublik – Menteri Kesehatan RI dr Terawan Agus Putranto memperkenalkan istilah baru dalam …