Selasa , 15 Oktober 2019
Home / Bengkulu / Bangun Ekowisata Melalui Sinergi Pemerintah dan Akademisi

Bangun Ekowisata Melalui Sinergi Pemerintah dan Akademisi

Bengkulu, InfoPublik – Universitas Prof.Dr. Hazairin SH (Unihaz) gelar seminar nasional, di Grage Hotel Bengkulu Selasa (17/9/2019). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka lustrum ke-7.

Seminar bertema pengembangan wisata Bengkulu berbasis pertanian dan pesisir/bahari ini sesuai dengan program Provinsi maupun Kota Bengkulu. Sebab, pembangunan ekowisata dibutuhkan sinergitas antara pemerintah, akademisi, dan pelaku bisnis.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada walikota dan wakil walikota yang telah mempercayai kami untuk melaksanakan KKN Tematik guna untuk mengembangkan ekowisata Bengkulu ini,” ujar Rektor Unihaz, Yulfiperius.

Ia berharap seminar ini dapat membangun pariwisata Kota Bengkulu.
“Mudah-mudahan ide yang kita cetuskan dalam seminar ini dapat menambah wawasan kita dalam rangka membangun kegiatan pariwisata Kota Bengkulu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi mengatakan letak Bengkulu di pesisir pantai merupakan potensi besar di bidang pariwisata. Dia pun meminta agar masyarakat Kota Bengkulu menanamkan kelompok sadar wisata (KOPDARWIS).

Di sisi lain, lanjutnya, Pemkot bengkulu akan melakukan strategi promosi dan bekerjasama dengan beberapa kota di Indonesia. Promosi ini dilakukan guna memakmurkan Kota Bengkulu dalam bidang ekowisata.

“Kerjasama antara Unihaz dengan Dinas Perikanan ini bertujuan untuk memberikan ide bagaimana kita mengemas pariwisata, tidak hanya pariwisata alam tapi juga ekowisata. Bagaimana ekosistem, seperti hutan mangrove terjaga,” ungkap Dedy.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan beberapa program kerja yang selama ini sedang berjalan. Diantaranya memakmurkan rumah ibadah selama 24 jam, menggratiskan PDAM selama 1 bulan di seluruh masjid yang ada di Kota Bengkulu.

“Tahun 2020, Kota Bengkulu akan membangun jalan, membangun fasilitas umum, pengembangan tanaman rosela, membuat branding jeruk kalamansi,” imbuhnya.

Dalam pengembangan jeruk kalamansi dan tanaman rosela ini, lanjut dia, dibutuhkan inovasi dan kreatifitas.

Ia juga minta masyarakat tingkatkan kesadaran terhadap lingkungan sekitar.

“Seperti sampah yang ada di Kota Bengkulu. kita akan tindak tegas masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” kata dia. (MC Kota Bengkulu)

Pewarta : Uci, Diah, Oktu

Dokumentasi : Budi, frangki, Andre, Rahmat
Editor : Tedi Cho

About Tedi CHO

Baca Juga

Bawa 35 Kafilah Terbaik, Kota Bengkulu Juara II MTQ Tingkat Provinsi

Bengkulu, InfoPublik – Kafilah Kota Bengkulu kembali menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran …