​Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus mematangkan langkah strategis untuk menghidupkan kembali denyut nadi perekonomian di kawasan bersejarah.

Tahun ini, Pemkot Bengkulu resmi melanjutkan proyek revitalisasi Pasar Barukoto I. Kawasan yang sarat nilai sejarah tersebut akan disulap menjadi pusat wisata kuliner modern yang bersih, rapi, dan estetik.

​Langkah ini menjadi pembuktian nyata atas janji politik Walikota Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny Tobing. Keduanya berkomitmen penuh untuk mengembalikan kejayaan ekonomi lokal di area bersejarah Kota Tua Bengkulu tersebut.

Sebagai catatan histori, Pasar Barukoto sempat menjadi primadona dan mengalami masa kejayaan yang luar biasa pada era 1980-an hingga 1990-an.

Melalui proyek penataan ulang ini, pasar tersebut akan ditransformasikan menjadi kawasan yang terang, higienis, serta memiliki daya tarik visual yang tinggi bagi wisatawan domestik maupun masyarakat lokal.

​Untuk menyukseskannya, Pemkot Bengkulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengalokasikan anggaran khusus sebesar Rp2,6 miliar yang bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini, pengerjaan di lapangan terus dikebut dan perkembangannya telah menunjukkan progres yang sangat positif, yakni mencapai angka 75 persen.

​Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu Noprisman, menjelaskan bahwa pengerjaan fisik pada tahap ini difokuskan pada peningkatan fasilitas perdagangan yang lebih layak serta penguatan infrastruktur penunjang di sekitar area pasar.

“Kami berkomitmen penuh untuk mewujudkan infrastruktur yang representatif bagi warga kota. Revitalisasi Pasar Barukoto I ini tidak hanya sekadar memperbaiki bangunan fisik, melainkan menyulapnya menjadi sentra ekonomi baru berkonsep modern,” ujar Noprisman, Senin (29/6/26).

​Noprisman menambahkan, kenyamanan seluruh pihak yang beraktivitas di Barukoto tersebut menjadi prioritas utama.

“Fokus kami adalah memastikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli dengan fasilitas yang bersih, sistem drainase yang baik, serta area parkir yang jauh lebih luas,” tambahnya.

​Lebih lanjut, pusat kuliner modern ini nantinya dirancang khusus untuk menampung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjajakan produknya serta makanan khas Bengkulu.

Dengan wajah baru yang lebih tertata dan kekinian, kawasan Kota Tua diharapkan dapat kembali hidup dan bertransformasi menjadi magnet pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing tinggi di Kota Bengkulu. (**)

error: Content is protected !!