Bengkulu, InfoPublik – Kawasan pesisir Pantai Panjang Bengkulu yang terkenal dengan hamparan pasir putih yang luas dan kesejukan vegetasi pohon cemaranya terus bersiap menyambut lonjakan wisatawan.
Menanggapi pentingnya aspek kebersihan dalam mendongkrak reputasi destinasi ini, Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bengkulu menekankan bahwa kenyamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin, mengimbau masyarakat maupun pedagang di sekitar lokasi agar disiplin dan tidak membuang sampah sembarangan. Kesadaran pengunjung dinilai menjadi kunci utama agar pesona alami Samudra Hindia ini tetap lestari dan terbebas dari kesan kumuh.
“Kita ingin memberikan kesan yang bagus bagi wisatawan. Mari kita buat para wisatawan baik lokal maupun mancanegara menikmati liburan di Pantai Panjang yang kini lebih bersih, tertib, dan nyaman,” ujar Nina, Senin (29/6/26).
Nina menambahkan bahwa kolaborasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum penataan ini.
“Oleh karena itu, kita berharap baik para pengunjung dan pedagang tetap sadar akan kebersihan. Jangan membuang sampah sembarangan, buanglah pada tempatnya,” imbuhnya.
Guna mendukung terciptanya lingkungan pariwisata yang estetik, Pemerintah Kota Bengkulu di bawah arahan Walikota Dedy Wahyudi dan Wawali Ronny PL Tobing kini gencar merealisasikan berbagai pembenahan fasilitas publik.
Program penataan pesisir ini mencakup beberapa langkah strategis seperti penyediaan gazebo gratis. Penempatan fasilitas istirahat di titik strategis mulai dari kawasan Pasir Putih hingga Hotel Nala untuk kenyamanan para pengunjung.
Kemudian, penertiban bangunan liar, pembongkaran bangunan ilegal secara bertahap untuk digantikan dengan pondok wisata semi-permanen berdesain seragam dan rapi.
Setelah itu, adanya fasilitas kebersihan. Penempatan tempat pembuangan sampah di sepanjang tepian pantai melalui kolaborasi erat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Melalui langkah-langkah terintegrasi ini, Dinas Pariwisata optimistis bahwa sinergi yang kuat antara kesadaran pengunjung dan perbaikan fasilitas dari pemerintah dapat membawa perubahan besar.
Pantai Panjang ditargetkan mampu bertransformasi menjadi destinasi liburan keluarga kelas dunia yang aman, nyaman, serta bersih dari praktik pungutan liar (pungli). (**)
