Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memperingati hari ke-10 Asyura (10 Muharam) dengan menyantuni serta membahagiakan ratusan anak yatim.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Kamis (25/6/26), ini diisi dengan pemberian santunan, voucer, hingga sembako gratis.

Hadir dalam acara ini Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkulu Dr. Yeni Puspita, S.H., M.H., Kasubag Kemenag Kota Dr. H. Fahrurrazi, M.Si, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah dan jajaran Pemkot lainnya.

Dalam sambutannya, Dedy menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk hadir sebagai orang tua asuh bagi anak-anak yatim di Kota Bengkulu, sehingga mereka tidak merasa sendirian.

“Hari ini adalah hari lebarannya, hari rayanya anak-anakku semua, yang ayah dan ibu yang telah tiada. Tapi yakinlah kalian tidak sendiri. Ada Walikota, ada Ibu Kajari, ada Pak Kapolresta, Pak Dandim, ada Ketua Baznas, yang insya allah selalu bersama kalian. Tadi Ketua Baznas sudah menyampaikan akan ada belanja gratis, akan diberikan voucher, kemudian juga ada santunan. Itulah bentuk perhatian pemerintah,” ujar Dedy.

Dedy juga memastikan bahwa seluruh anak yatim di Kota Bengkulu mendapatkan hak pendidikan dan kesehatan yang layak melalui program-program gratis dari pemerintah kota.

“Pemerintah bertanggung jawab. Kalau yang sekolah, jangan risau tidak bisa sekolah, karena dijamin sekolah gratis. Yang berobat, jangan cemas tidak bisa berobat, juga ada program BPJS gratis. Ini tugas pemerintah, tugas Walikota, agar warganya bahagia,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf, dalam laporannya menyebutkan ada sekitar 956 anak yatim yang terdata dari berbagai kelurahan dan kecamatan mendapatkan bantuan ini.

“Hari ini anak yatim yang kami kumpulkan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bengkulu, baik Baznas, kemudian dari para donatur. Jumlah anak yatim sekitar 956 anak yatim,” kata Habib Abdurahman Alkaf.

Ia juga berpesan kepada warga yang mengetahui jika masih ada anak yatim yang belum terdata agar segera melaporkannya ke pihak Baznas Kota Bengkulu agar bisa langsung diakomodasi.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi para pemimpin serta seluruh warga Kota Bengkulu agar dijauhkan dari segala musibah dan bencana. Setelah itu, para pejabat yang hadir langsung mendampingi anak-anak yatim menuju lokasi perbelanjaan untuk memilih belanja makanan secara gratis. (**)

error: Content is protected !!