Bengkulu, InfoPublik – Dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Tim Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu bergerak cepat melakukan survei kesiapan teknis di tenan Tom Sushi, Benmall Bengkulu.
Langkah ini merupakan tahap awal sebelum pemasangan alat Tapping Box versi terbaru guna mendukung transparansi dan akurasi pelaporan transaksi usaha.
Dalam pelaksanaannya, Bapenda tidak bergerak sendiri. Pemkot menggandeng Bank Bengkulu serta pihak ketiga selaku vendor IT Tapping Box dari Teknikal Support, PT Raharja Sinergi Komunikasi.
Sistem monitoring ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam memantau penerimaan pajak secara real-time, sehingga berkontribusi langsung terhadap peningkatan PAD Kota Bengkulu.
Kepala Bapenda Kota Bengkulu melalui Plt Sekretaris Bapenda Novitasari, yang didampingi Koordinator Lapangan Aulia Ulfa, menjelaskan bahwa alat yang akan dipasang ini merupakan pengembangan dari sistem lama yang telah disempurnakan dengan fitur-fitur yang lebih modern.
“Pemasangan alat Tapping Box ini merupakan pengembangan sistem baru yang bisa diistilahkan sebagai produk lama rasa baru. Sistem yang digunakan tetap mengedepankan fungsi pengawasan transaksi usaha, namun kini hadir dengan teknologi yang lebih optimal, efektif, dan mudah digunakan,” ujar Aulia Ulfa.
Aulia menambahkan bahwa kolaborasi erat antara Bapenda, Bank Bengkulu, dan PT Raharja Sinergi Komunikasi menjadi strategi utama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak, sekaligus mendorong digitalisasi pelayanan perpajakan di tingkat daerah.
Melalui survei yang dilakukan di Tom Sushi Benmall Bengkulu, tim gabungan fokus memastikan kesiapan teknis serta infrastruktur pendukung.
Hal ini sangat pemting mengingat alat dapat langsung dioperasikan tanpa kendala setelah resmi terpasang. Langkah ini juga mempertegas komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam membangun sistem pengelolaan pajak yang transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 121 unit Tapping Box yang aktif terpasang di berbagai titik usaha di Kota Bengkulu. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan 22 unit tambahan yang siap disebar dalam waktu dekat.
“Sejauh ini jumlah tapping box yang sudah terpasang ada 121 unit, dan menyusul 22 unit lagi yang siap dipasang untuk disebar ke hotel dan restoran,” tambah Aulia.
Ke depan, Bapenda berharap program digitalisasi ini dapat terus diperluas ke berbagai sektor pelaku usaha lainnya. Dengan begitu, potensi pajak daerah dapat tergali secara maksimal demi mendukung pembangunan kota serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (**)
