Bengkulu, InfoPublik – Menanggapi maraknya aksi remaja yang membawa senjata tajam serta indikasi keterlibatan pelajar dalam kelompok geng motor.
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menginstruksikan seluruh jajaran RT dan RW untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) secara masif.
Langkah ini diambil menyusul laporan gangguan kamtibmas di beberapa titik kota yang meresahkan orang tua dan warga.
Dalam pernyataannya, Walikota menekankan bahwa Poskamling bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan garda terdepan untuk deteksi dini potensi tindak kriminalitas.
Selain itu, Polresta Bengkulu saat ini tengah mengintensifkan razia geng motor. Siskamling diharapkan menjadi penyaring pertama di tingkat lingkungan agar anak-anak tidak keluyuran malam tanpa tujuan yang jelas.
Disini, Pemerintah Kota (Pemkot) menargetkan setiap RT di wilayah Kota Bengkulu memiliki poskamling yang aktif menjalankan ronda malam secara bergantian.
Walikota meminta warga berkoordinasi langsung dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa jika menemukan kerumunan remaja yang mencurigakan di malam hari.
“Kita tidak boleh lengah. Ayo kita hidupkan kembali peran poskamling di kota ini. Para lurah, ketua RT, ketua RW, dan anggota Linmas harus siap siaga menghadapi potensi gangguan yang meresahkan masyarakat,” tegasnya tegas Dedy, Senin (23/2/26).
Ia juga menggarisbawahi bahwa menjaga keamanan lingkungan bukanlah tugas aparat semata, tetapi tanggung jawab bersama. Koordinasi antarperangkat wilayah dinilai sangat penting untuk mengenali dan mencegah kemungkinan gangguan keamanan sejak dini.
Pengaktifan kembali Siskamling ini terus dipantau melalui jajaran Satpol PP dan Linmas untuk memastikan setiap poskamling berfungsi optimal dalam menekan angka kriminalitas jalanan. (MCKB R.Novri)
