Bengkulu, InfoPublik – Pada Sabtu malam (27/12/2025), Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran Forkopimda meresmikan Belungguk Point, sebuah kawasan pedestrian modern yang kini menjadi pusat kreativitas dan ekonomi warga.

Usai prosesi peresmian secara seremonial, suasana haru sekaligus bangga menyelimuti sepanjang rute peninjauan dari Simpang Lima hingga Simpang Skip.

Walikota Dedy Wahyudi didampingi Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Kajari Bengkulu Yeni Puspita, serta Dandim 0407 Letkol Inf Condro Edi Wibowo, berjalan langsung menyapa puluhan ribu warga yang telah memadati trotoar.

Langkah rombongan Forkopimda berkali-kali terhenti akibat tingginya antusiasme masyarakat yang berebut untuk berswafoto (selfie).

Sepanjang perjalanan, teriakan apresiasi seperti “Pak Dedy, Pak Dedy! Walikota Kito Nian!” terus menggema.

Kehadiran Belungguk Point dinilai warga sebagai bukti nyata kepedulian pemimpin terhadap ruang publik yang ramah keluarga, estetik, dan bernuansa religius.

Menambah kesan kekinian dan ramah lingkungan, Walikota dan rombongan melanjutkan peninjauan menggunakan sepeda listrik.

Mereka meninjau setiap stage hiburan dan stan UMKM yang berjejer rapi, memberikan dukungan langsung kepada para pelaku usaha kecil yang kini memiliki wadah baru untuk berkembang.

Pemandangan paling spektakuler tersaji di Bundaran Fatmawati. Kawasan Soeprapto juga telah disulap “bermandikan cahaya” dengan lampu-lampu hias menjadi latar belakang foto ikonik rombongan Forkopimda.

Penataan kawasan ini diharapkan tidak hanya mempercantik tata kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) yang akan rutin dilaksanakan.

“Belungguk Point adalah mahakarya untuk seluruh warga Kota Bengkulu. Kami ingin masyarakat bahagia, UMKM berdaya, dan kota kita semakin indah dan maju,” pungkas Dedy Wahyudi di sela-sela kegiatan.

Kehadiran Belungguk Point kini resmi menjadi magnet baru pariwisata, membuktikan bahwa di penghujung tahun 2025, Kota Bengkulu terus bertransformasi menjadi kota yang lebih maju dan membahagiakan warganya. (MCKB R.Novri/Sendy/Prenkki/Farizal/Okky)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!