Bengkulu,InfoPublik – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri acara Silaturahmi dan Syukuran Bengkulu BISA (Bersih, Indah, Sejuk, Aman) yang digelar di Kantor Lurah Dusun Besar, Kecamatan Singaran Pati. Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi atas capaian Kelurahan Dusun Besar dalam ajang lomba Bengkulu BISA.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Singaran Pati Alex Periansyah, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Lurah Dusun Besar Ahmad Sukri, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM, seluruh Ketua RT se-Kelurahan Dusun Besar, serta warga Kelurahan Dusun Besar yang merupakan nasabah Bank Sampah.
Dalam laporan kegiatannya, Lurah Dusun Besar Ahmad Sukri menyampaikan bahwa acara tersebut sesuai undangan digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus syukuran atas prestasi Kelurahan Dusun Besar dalam lomba Bengkulu BISA.
“Alhamdulillah, berkat dukungan bapak dan ibu sekalian serta binaan dari Pak Camat, Kelurahan Dusun Besar berhasil meraih juara harapan III atau peringkat ke-6 dari 67 kelurahan se-Kota Bengkulu,” ujar Ahmad Sukri.
Ia menyebutkan, Dusun Besar memperoleh hadiah sebesar Rp10 juta yang akan dimanfaatkan secara bertanggung jawab sesuai aturan. Dana tersebut, lanjutnya, telah dirancang untuk pembelian dua unit cetakan paving block khusus sampah plastik serta waring.
“Ini akan sangat membantu dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan kita. Tentu penggunaannya harus jelas dan dipertanggungjawabkan dengan SPJ,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Singaran Pati Alex Periansyah menegaskan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu strategi unggulan bagi seluruh kelurahan di wilayahnya.
Menurutnya, penguatan bank sampah dan pemanfaatan sampah menjadi paving block merupakan poin penting dalam penilaian Bengkulu BISA.
“Salah satu dari 27 item penilaian tim juri Bengkulu BISA adalah pengelolaan bank sampah dan inovasi pengolahan sampah. Harapan kita ke depan, seluruh warga menjadi nasabah bank sampah,” ungkap Alex.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran warga untuk berlangganan iuran sampah serta menjaga lingkungan agar tidak ada lagi warga luar yang membuang sampah sembarangan di wilayah Dusun Besar.
Dedy Wahyudi menegaskan kehadirannya didasari oleh rasa cinta kepada masyarakat, termasuk warga Kelurahan Dusun Besar. Menurutnya, kebersihan menjadi fokus utama Pemerintah Kota Bengkulu saat ini, mulai dari penataan pasar, lingkungan, hingga kelurahan.
“Ke depan, terutama tahun 2026, Pak RT dan RW fokus pada program pengelolaan sampah. Ajarin masyarakat cara membuat kompos dan mengelola sampah mulai dari rumah tangga masing-masing,” tegasnya.
Dedy juga memberikan apresiasi atas capaian Kelurahan Dusun Besar yang berhasil masuk enam besar dari 67 kelurahan.
“Selamat kepada Pak Lurah yang sudah mengoordinir warganya. Juara 6 itu hebat. Uang hadiahnya tolong digunakan untuk hal-hal yang benar-benar bermanfaat bagi warga,” pungkas Dedy.
Pada kesempatan itu, Dedy juga membagi bagikan voucher belanja gratis kepada seluruh warga Kelurahan Dusun Besar yang hadir. (MCKB Eki)
