Bengkulu, InfoPublik – Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi kembali mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) yang masih berjualan di bahu jalan dan trotoar, terkhusus di pasar Minggu.
Dedy meminta para pedagang untuk segera pindah ke lokasi yang telah disediakan Pemerintah Kota (Pemkot), ke dalam PTM demi mewujudkan tata kota yang lebih rapi dan bersih.
Dalam pernyataannya, Dedy menyapa para pedagang. “sanak-sanak sayo dan keluargo sayo. Minta tolong nian, ado tempat kito sediakan di dalam. Idak laku pak atau sebagainyo, yakinlah rezeki itu Allah sudah atur,” ucap Dedy, Selasa (16/12).
Untuk memotivasi pedagang agar mematuhi aturan, Dedy menjanjikan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ia berjanji akan memimpin dan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu untuk berbelanja di dalam pasar yang telah tertata, asalkan semua pedagang telah menempati kios atau lapak di lokasi yang disediakan.
Dedy menegaskan, kebijakan penertiban ini bukan untuk menyusahkan warganya, melainkan demi kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan yang melarang berjualan di bahu jalan dan trotoar.
“Tidak ada pemimpin ingin membuat warganya sengsara. Semuanya ingin warganya bahagia dan sejahtera. Nah untuk bahagia dan sejahtera itu ada aturan, idak bisa sekendak kito,” tegasnya.
Menurut Dedy, pasar yang rapi dan kota yang bersih akan memberikan dampak positif, termasuk membuat daerah lain terkesan dan nyaman berkunjung ke Bengkulu. Sebaliknya, kondisi pasar yang semrawut akan membuat orang enggan datang.
“Yakinlah kalau pasar kito rapi, warga kito senang, kota kito bersih. Tapi, kalau semrawut malas orang kesiko,” pungkasnya. (MCKB R.Novri)
