Medan,InfoPublik – Acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (Apeksi) yang digelar di Stand City Hall Kota Medan telah resmi ditutup oleh Ketua Dewan Pengurus Apeksi Eri Cahyadi, Kamis (2/7/26).

Hadir langsung pada acara penutupan Rakernas itu Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas selaku tuan rumah serta seluruh Walikota se-Indonesia, termasuk Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi.

Sebelum Rakernas ditutup, masing-masing walikota diberi kesempatan untuk memberikan masukan, saran atau ide ide brilian untuk memperkuat kolaborasi dan soliditas antar Walikota demi mewujudkan kota yang tangguh dan bangsa yang berdaulat.

Sangat banyak rekomendasi, banyak juga walikota yang bersuara untuk mengungkapkan tentang permasalahan-permasalahan di daerahnya.

Pada kesempatan itu Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi memberi masukan agar ada target capaian dari setiap rakernas yang digelar. Misalnya triwulan I perencanaan, kemudian triwulan II realisasi dan triwulan III evaluasi.

“Ini penting, menurut saya selain kita bertukar informasi, bertukar program, tapi juga harus ada capaian sehingga pada Rakernas mendatang juga ada evaluasi hasil rakernas hari ini. Kalau biasanya kan kita bikin program bagus, lalu kita ketemu lagi pada rakernas berikutnya dan membuat program baru lagi.
Yang kemarin apa? sejauh mana progresnya,” kata Dedy.

Selain itu, Dedy juga menyinggung masalah Transfer ke Daerah (TKD). Ia berharap melalui forum besar seperti Apeksi ini juga bisa menyuarakan dan memperjuangkan bagaimana dana TKD bisa dikembalikan ke semula, terutama bagi kota kota kecil, termasuk Kota Bengkulu.

“Harapan saya begitu besar pada Pak Eri karena kita ini dalam payung wadah yang sama. Info terbaru yang saya baca di media tadi bahwa Menteri Keuangan itu sedang merancang mengembalikan TKD. Tetapi sinyalnya tidak ke semua daerah. Ada daerah tertentu saja.
Ya kalau untuk Surabaya, Medan, Bandung yang PAD-nya kuat, bisa mandiri. Tetapi kami yang kota-kota kecil ini juga harus dipertimbangkan, jangan hanya daerah-daerah pemekaran yang baru saja. Maka kami berharap melalui apeksi ini bisa disuarakan,” sampai Dedy.

Dedy berharap betul kepada Ketua dan pengurus Apeksi agar setelah rakernas ini langsung beraudiensi dengan Menteri Keuangan. Agar ketika nanti audiensi akan diterima oleh media, setelah itu juga akan diterima oleh istana.

“Ini penting menurut saya bagaimana suara apeksi ini betul-betul didengar,” demikian Dedy.

Acara penutupan rakernas Apeksi XVIII ini juga dihadiri oleh Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah dan Asisten I Alex Pebriansyah. (**)

error: Content is protected !!