Bengkulu, InfoPublik – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing telah menyiapkan berbagai cara untuk kembali menghidupkan kawasan Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM).
Walikota mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu agar menggelar kegiatan di Mega Mall. Dengan harapan Mega Mall akan ramai lagi dikunjungi masyarakat dan terjadi perputaran ekonomi.
“Sesuai perintah Walikota, kegiatan-kegiatan ke depan dipusatkan di Mega Mall,” ujar Pj Sekda Kota Bengkulu Tony Elfian baru baru ini.
Sementara untuk PTM, kata Tony, pemerintah kota akan menjadwalkan kepada jajarannya di hari-hari tertentu untuk berbelanja di kawasan tersebut.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu siap mengambil alih pengelolaan Mega Mall dan Pasar Tradisional Modern (PTM) di kawasan Pasar Minggu.
“Pemkot saat ini masih menunggu keputusan bersama terkait pengelolaan Mega Mall dan PTM. Salah satu langkah konkret yang sedang disiapkan adalah pembentukan rekening bersama yang akan berada di bawah pengawasan Kejati,” ujar Tony.
Rekening bersama ini nantinya akan digunakan sebagai wadah seluruh pemasukan dan pengeluaran terkait pengelolaan dua pusat perbelanjaan tersebut. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem transaksi yang transparan dan akuntabel.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Pemkot Bengkulu dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak terkait.
Adapun terkait proses penyerahan aset, Tony menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu hasil pengusutan Kejati Bengkulu. Saat ini, Kejati telah menetapkan dua tersangka dalam dugaan kasus kerugian negara yang berkaitan dengan pengelolaan Mega Mall dan PTM. (**)
