Minggu , 21 April 2019
Beranda / Bengkulu / PTT Pemkot Bengkulu Ikuti Tes Online Tahap I

PTT Pemkot Bengkulu Ikuti Tes Online Tahap I

 

Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulj melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu menggelar Tes PTT Online Tahap I. Sebanyak 235 Pegawai Tidak Tetap (PTT) mengerjakan 60 Soal selama 45 menit pada tes tahap I, Ruang Hidayah, Senin Pagi (4/2).

Rangkaian tes ini akan dilaksanakan hingga tanggal (11/2/2019), tes PTT online hari ini terdiri dari dua sesi, Jam 8.00 WIB pagi dan dilanjutkan pada sesi ke 2 pukul 14.00 WIB dengan peserta 107 PTT, adapun setiap soal memiliki 5 poin dan tidak ada pengurangan nilai apabila salah menjawab, BKPP sebagai peyelenggara sudah melakukan simulasi sebelumnya.

Sekretaris Daerah Kota Marjon menyampaikan agar seluruh PTT banyak membaca dan belajar, dan selalu update informasi apapun, supaya wawasan semakin luas.

“Penempatan PTT beberapa akan diplot ke Kelurahan dan Kecamatan, sesuai zonasi tempat tinggal, saya berharap sebagai PTT jangan ketinggalan informasi-informasi terkini. Untuk peserta tes hari ini ikuti petunjuk panitia, kerjakan soal dengan sungguh-sungguh,” kata Marjon.

Selain itu, Kabid Mutasi, Jabatan Fungsional dan Kesejahteraan Pegawai Zazwardi menyampaikan, untuk tes hari ini adalah PTT dari OPD PUPR, Sekretariat Dewan, dan Sekretariat Kota.

“Peserta tes wajib sudah mempunyai SPT 2018, dan nilai minimal lulus dengan poin 225 atau sekitar 45 soal benar, tidak ada kuota ditentukan untuk PTT, berapa yang memenuhi kualifikasi itu lah yang lulus,” ungkap Zazwardi.

Untuk diketahui, seluruh peserta tes dilarang membuka Google selama tes berlangsung. Setiap OPD memiliki bobot soal berbeda, sementara untuk PBK dan Satpol PP nantinya juga akan dilakukan tes fisik. (Rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu).

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Hery
Foto : Piter
Editor : Nugroho

Tentang Nugroho Tri Putra

Baca Juga

Fogging Bukan Solusi Berantas DBD

Bengkulu, InfoPublik – Wakil Walikota Dedy Wahyudi mengatakan  banyak masyarakat yang meminta lingkungannya di-fogging (pengasapan) …