Jumat , 23 Oktober 2020
Home / Bengkulu / Program Pemkot Jadi Solusi Kasus Advokasi Kesehatan Dan Pendidikan

Program Pemkot Jadi Solusi Kasus Advokasi Kesehatan Dan Pendidikan

 

Bengkulu, InfoPublik – Keberhasilan sebuah advokasi bergantung pada bagaimana sebuah permasalahan dipilih, advokasi bertujuan mencari jalan keluar bagi permasalahan nyata.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu Dedi Yanto di Kantor RenPer Unib saat Horizon Seminar yang bertema Aksesbilitas Orang Miskin Terhadap Layanan Kesehatan dan Pendidikan Kasus Advokasi di Kota Bengkulu, Rabu (13/11/2019).

Dedi Yanto mengatakan, memperhatikan kenyataan yang dihadapi seseorang dan membuat pilihan tentang sesuatu yang sangat penting dan apa yang sungguh-sungguh dibutuhkan untuk dipecahkan adalah langkah penting dalam membangun kesadaran kritis dan masyarakat yang aktif khususnya masyarakat Kota Bengkulu.

“Sebuah permasalahan adalah situasi negatif yang mempengaruhi kelompok masyarakat tertentu. Contohnya, kasus kesehatan dan Pendidikan,” ungkapnya.

Ia mengatakan, permasalahan-permasalahan umum ini ditemukan di berbagai tempat namun karakteristiknya sangat beragam tergantung pada konteksnya.

Seperti beberapa waktu lalu, sambung Dedi, beberapa waktu lalu saya menangani kasus pendidikan yang diakibatkan faktor ekonomi. Biaya sekolah menunggak dan akhirnya ijazah anak tersebut ditahan. Tapi, pada akhirnya kita tebus dengan pendanaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu seperti itu juga kasus dibidang kesehatan.

“Setiap permasalahan diciptakan oleh beragam isu-isu yang berbeda. Sebuah isu advokasi yang baik cukup fokus sehingga dapat dihubungkan dengan kebijakan yang jelas atau solusi lewat program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu yang berkaitan dengan masalah tersebut,” katanya.

Contohnya, sampai Dedi, Kasus Pendidikan bisa kita selesaikan melalui bantuan dari Baznas Kota Bengkulu dan juga Gerakan Peduli Siswa (GPS) yang sudah diterapkan disekolah-sekolah Kota Bengkulu, Kasus kesehatan pun sekarang sudah ada solusinya lewat Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS).

“Kita semua bisa memberdayakan program Pemkot Bengkulu yang sudah berjalan apa lagi kasus Pendidikan dan Kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kita akan terus melakukan kaderisasi pada pemuda masiswa untuk jadi pejuang advokasi, ini semua untuk mewujudkan Kota yang religius dan bahagia.

 

Pewarta : Feren

 

About Budiman

Baca Juga

Pemkot Salurkan Bansos Kemensos Kepada 750 KPM se- Kecamatan Ratu Samban

Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Plt Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyalurkan bantuan …