Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melancarkan strategi baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.

Fokus utama saat ini adalah kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), di mana seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kini diwajibkan terlibat aktif di lini depan.

Wakil Walikota Bengkulu Ronny PL Tobing secara langsung meminta kerendahan hati para PPPK untuk bersinergi penuh dalam upaya peningkatan PAD ini.

Ronny menekankan, sinergi ini sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Kota Bengkulu, seperti pembangunan jalan, penerangan lampu jalan dan lainnya.

“Kami berharap sinergitas dan kerendahan hati PPPK untuk dapat membantu memantau, mengajak, warga kota kita taat bayar PBB,” ujar Ronny.

Tidak hanya warga, Ronny juga mengimbau agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk PPPK, menjadi contoh nyata dengan segera melunasi PBB pribadi mereka.

Saat di lapangan, ia meminta para PPPK melakukan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam mengajak masyarakat, menghindari cara-cara pemaksaan, agar kesadaran membayar pajak muncul dari hati.

“Dengan taat PBB terus melangsungkan pembangunan yang ada di Kota Bengkulu seperti jalan, lampu jalan dan lainnya,” tambah Ronny, merujuk pada kesuksesan pengelolaan pajak di Kota Medan yang disebutnya berjalan baik.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu, Nurlia Dewi menjelaskan, upaya ini dilakukan mengingat kondisi keuangan daerah. Oleh karena itu, serangkaian upaya dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Untuk memonitor progres ini, Bapenda akam mendistribusikan data wajib pajak ke PPPK dan menyiapkan sistem pemantauan digital melalui website “Si Babe”.

Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat memastikan pembangunan merata dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Bengkulu secara keseluruhan. (MCKB R. Novri/Prenkki)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!