Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu tengah mematangkan rencana besar untuk menyulap kawasan Jalan Kedondong menjadi Pasar Subuh yang lebih tertib, aman, dan higienis.
Langkah ini diambil sebagai solusi jangka panjang agar aktivitas perdagangan tidak lagi mengganggu ketertiban umum dan fungsi jalan raya.
Asisten II Pemkot Bengkulu Sehmi Alnur mengungkapkan bahwa Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) telah menyelesaikan tahap pendataan jumlah pedagang dan pemetaan titik lapak.
Pemkot menegaskan komitmennya untuk memastikan tidak ada lagi pedagang yang berjualan di bahu jalan yang selama ini memicu kemacetan.
Mengingat operasional pasar berlangsung dari pukul 17.00 WIB hingga 06.00 WIB, Pemkot memberikan perhatian khusus pada infrastruktur pendukung mulai dari penambahan titik lampu di sepanjang kawasan pasar untuk menjamin keamanan transaksi di malam hari.
Penyediaan fasilitas air guna menjaga kebersihan lingkungan pasar hinggq pengaturan jalur gerobak agar aktivitas keluar-masuk barang tidak menghambat arus lalu lintas utama.
Sehmi menekankan, penataan ini bukan sekadar relokasi, melainkan pemenuhan standar pelayanan umum. Jalan di sekitar pasar harus tetap steril untuk fungsi jalur darurat (emergency unit).
“Jika terjadi bencana seperti kebakaran atau gempa bumi, jalur evakuasi harus jelas dan bisa dilalui. Tempat umum wajib memenuhi standar keselamatan bagi masyarakat,” tegas Sehmi.
Selain penataan di Jalan Kedondong, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) juga mulai melakukan koordinasi terkait rencana pembentukan titik parkir resmi di tepi jalan umum untuk mendukung ekosistem Pasar Subuh yang baru. (MCKB Tim)
