Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota Bengkulu bergerak cepat merespon dampak cuaca ekstrem yang melanda sejumlah titik di wilayah kota.
Melalui sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pihak Kepolisian, hingga swadaya masyarakat, upaya pembersihan pohon tumbang dan evakuasi kerusakan bangunan terus dilakukan di beberapa kecamatan.
Berdasarkan laporan terkini, terdapat 9 titik utama yang menjadi fokus penanganan kejadian dibeberapa titik diantaranya di Jl. Batang Hari (Nusa Indah) serta pembersihan di area Kantor BPBPK Jl. Jeruk, Lingkar Timur oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Tim BPBD dikerahkan ke lokasi padat pemukiman dan akses publik, meliputi Jl. RE. Martadinata RT.22 (Kelurahan Kandang), kawasan Talang Kering (Kecamatan Muara Bangkahulu), dan wilayah Sukamerindu RT.05.
Personel Damkar melakukan penanganan khusus di Kelurahan Anggut, tepatnya di sekitar area PAUD IKPA.
Personel kepolisian turut mengamankan dan membersihkan dampak angin kencang di Jl. Jenggalu (dekat SMA 7) serta wilayah Kelurahan Pasar Baru RT.01 untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Di RT.5 RW.2 Kelurahan Padang Nangka, di mana warga sekitar secara mandiri bahu-membahu membersihkan pohon tumbang yang menghalangi jalan.
Selain pohon tumbang, terjangan angin kencang juga dilaporkan merusak atap hunian warga di beberapa lokasi. Kelurahan Malabero menjadi wilayah terdampak cukup berat dengan laporan 3 unit rumah yang mengalami atap terbang.
Kejadian serupa juga terjadi di Perum Vaganza 3 Blok D (RT.26 Kelurahan Surabaya) yang berdampak pada 1 unit rumah, serta 1 unit warung di depan Indomarco, Kelurahan Betungan.
Pemerintah Kota Bengkulu mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dahan pohon patah dan kerusakan struktur bangunan saat angin kencang terjadi. Warga dapat melaporkan kejadian darurat ke Call Center 112 atau OPD terkait. (MCKB R.Novri)
