Bengkulu,InfoPublik – Para pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Salak Raya, kawasan Pasar Panorama, akhirnya mulai membongkar sendiri bangunan lapak yang mereka dirikan di pinggir jalan atau di atas daerah badan milik jalan (BMJ), Minggu malam (18/1/26).

Pembongkaran lapak ini dilakukan secara bertahap dan berlangsung kondusif, setelah sebelumnya Pemerintah Kota Bengkulu melalui dinas terkait melakukan sosialisasi penataan kawasan pasar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kota Bengkulu, Alex Periansyah, yang juga menjabat sebagai Camat Singaran Pati, mengapresiasi kesadaran para pedagang tersebut.

“Syukur Alhamdulillah beberapa rekan-rekan pedagang yang berada di Jalan Salak Raya seperti pedagang lapak buah, pedagang topi, pedagang aksesoris dan lainnya malam ini dengan penuh kesadaran sudah mulai membuka atau membongkar lapaknya sendiri. Insya Allah nanti kita tinggal pembersihan,” ujar Alex.

Meski demikian, Alex mengakui masih ada beberapa pedagang yang belum membongkar lapak dan memilih menunggu proses penertiban.

“Namun memang masih ada juga beberapa pedagang yang menunggu untuk ditertibkan. Saat ini saya berada langsung di lapangan bersama teman-teman. Insya Allah para pedagang pada prinsipnya kondusif, mudah-mudahan semua dapat kita selesaikan,” katanya.

Alex menegaskan, apabila nantinya masih ada pedagang yang tidak membongkar lapak secara sukarela, maka penataan tetap harus dilakukan demi kepentingan bersama.

“Apabila nanti masih ada pedagang yang belum mau membongkar dengan kesadaran sendiri, tentunya harus kita tata demi kebersamaan dan keadilan,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kota Bengkulu saat ini tengah gencar melakukan penataan pasar, mulai dari Pasar Baru Koto, penertiban pedagang Pasar Minggu, hingga Pasar Panorama.

Khusus di kawasan Pasar Panorama, penataan dilakukan secara kolaboratif oleh Satpol PP bersama Disdagrin dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sosialisasi dan penertiban telah dilakukan di beberapa ruas jalan, di antaranya Jalan Kedondong, Jalan Belimbing, dan Jalan Salak.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat dan pedagang itu sendiri.(MCKB Eki)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!