Bengkulu, InfoPublik – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bengkulu melayangkan peringatan keras kepada para pedagang yang berjualan di sepanjang kawasan objek wisata Pantai Panjang.
Teguran ini dilayangkan saat peninjauan langsung Kadispar dan jajaran. Terlihat estetika dan kebersihan di salah satu destinasi wisata unggulan Provinsi Bengkulu tersebut hilang dan terabaikan.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin, mengungkapkan kekecewaannya setelah mendapati banyak pedagang yang menyalahgunakan fungsi lapak jualan. Bukannya menjaga keindahan pantai, sejumlah oknum pedagang justru mengubah tempat usaha mereka menjadi tempat tinggal pribadi.
“Saat kami meninjau langsung banyak lapak dagangan yang dialihfungsikan menjadi tempat tinggal. Bahkan, yang sangat merusak pemandangan adalah adanya pedagang yang menjemur pakaian hingga celana dalam di area pantai. Ini tentu merusak estetika Pantai Panjang dengan disuguhkan pemandangan yang sama sekali tidak enak dipandang,” ujar Nina Nurdin dengan nada tegas.
Selain masalah alih fungsi lapak dan jemuran yang serabutan, Dispar juga menyoroti buruknya kelola sampah para pedagang. Petugas menemukan fakta bahwa para pedagang kerap menimbun dan membiarkan sampah batok kelapa menumpuk begitu saja di sekitar area jualan mereka.
Padahal, pihak pemerintah telah memfasilitasi sarana kebersihan yang memadai serta menjalin kerja sama lintas sektor untuk mengangkut sampah-sampah tersebut secara berkala.
“Pemerintah kota telah menyiapkan tempat sampah yang cukup. Kami juga sudah berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk rutin mengangkut sampah di sana. Aturannya jelas, pedagang cukup mengumpulkan dan meletakkan sampah mereka di bagian depan atau di pinggir jalan utama agar mudah diangkut petugas. Namun kenyataannya, sampah batok kelapa justru ditimbun dan dibiarkan begitu saja,” sesal Nina.
Pihak Dinas Pariwisata menegaskan tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini. Patroli dan pengawasan di sepanjang Pantai Panjang akan semakin diperketat.
Jika para pedagang masih membandel dan tidak mengindahkan peringatan ini, pemerintah tidak akan segan-segan mengambil tindakan penertiban yang lebih tegas demi mengembalikan keindahan dan kenyamanan Pantai Panjang bagi para wisatawan. (**)
