Bengkulu, InfoPublik – Di balik dinding kayu sebuah rumah sewa yang sederhana, terselip kisah pilu seorang ayah bernama Pak Pandi.

Di tengah keterbatasan fisik yang membuatnya tak lagi mampu berjalan, Pak Pandi harus terus berjuang demi masa depan kedua putrinya. Hidup dalam hunian yang berdampingan dengan kandang ayam bukan pilihan baginya, melainkan satu-satunya cara untuk bertahan hidup.

Namun, duka itu perlahan tersingkap oleh cahaya kebaikan. Sebuah momen viral di media sosial membawa penderitaan Pak Pandi sampai ke telinga para pemimpin di Bengkulu.

Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk bergerak, bukan sekadar berwacana, melainkan membawa aksi nyata yang menggetarkan hati.

Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., turun langsung menemui Pak Pandi. Dengan mata kepala sendiri, sang jenderal melihat kondisi warganya yang sangat membutuhkan perhatian.

“Alhamdulillah, siang ini kita memberikan bantuan kepada Pak Pandi. Beliau dalam keadaan tidak bisa berjalan dan ada dua putrinya yang perlu perhatian kita. Selama ini mereka menyewa di sini, di belakangnya bahkan ada kandang ayam,” ujar Irjen Pol. Mardiyono dengan nada penuh empati.

Sentuhan kemanusiaan ini pun menjadi gerakan berjamaah. Kapolda Bengkulu menggandeng Ketua DPD REI Bengkulu Syamsu Ihwan, yang dengan murah hati menghibahkan sebidang tanah untuk Pak Pandi.

Tidak berhenti di situ, Irjen Pol. Mardiyono menegaskan bahwa seluruh personel Polda Bengkulu akan bergotong-royong membangunkan rumah yang layak bagi Pak Pandi.

“Insyaallah dalam waktu satu bulan, rumah ini akan selesai dan layak dihuni,” tambahnya.

Melihat semangat Kapolda, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi yang turut hadir bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Pj Sekda Tony Elfian, Camat Muara Bangkahulu Bambang, Lurah Pematang Gubernur, dan jajaran Pemkot lainnya memberikan apresiasi mendalam dan bersyukur punya Kapolda berjiwa sosial tinggi.

“Jadi hari ini, kita membangun rumah Pak Pandi. Alhamdulillah, ini bantuan dari Ketua REI, bang Iwan. Rumahnya bantuan Bapak Kapolda, isinya insyaallah dari Walikota,” kata Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi

“Sehingga nanti Pak Pandi dan anaknya tinggal masuk. Terima kasih Bapak Kapolda, kemudian Pak Ketua REI Ini menunjukkan kita peduli dengan sesama,” imbuhnya.

Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa ketika pemerintah, aparat kepolisian, dan pengusaha bersatu, beban berat warga dapat terangkat.

Doa-doa terbaik pun mengalir dari jajaran Pemkot Bengkulu untuk kesehatan dan karier sang Kapolda yang dikenal sangat peduli pada warga kecil.

Bagi Pak Pandi, bantuan ini bukan sekadar bangunan bata dan semen. Ini adalah harapan baru, sebuah tempat di mana kedua putrinya bisa tidur dengan nyenyak, tanpa lagi mencium aroma kandang ayam, dan memulai mimpi baru di rumah yang kini benar-benar milik mereka. (**)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!