Minggu , 27 September 2020
Home / Bengkulu / Dinkes Bengkulu Lakukan Penanganan Cepat Pasien Diduga Reaktif Covid – 19

Dinkes Bengkulu Lakukan Penanganan Cepat Pasien Diduga Reaktif Covid – 19

Bengkulu, InfoPublik -Langkah cepat dilakukan oleh Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kesehatan Kota Bengkulu setelah mendapati hasil rapid test positif reaktif terhadap satu orang laki-laki, Sabtu (11/4/2020) kemarin.

Hasil tersebut diketahui setelah yang bersangkutan memeriksakan diri ke Puskesmas. Diketahui laki-laki tersebut memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit wabah covid-19 yaitu Jakarta beberapa waktu lalu. Serta ia berada di Kota Bengkulu sejak 3 April lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawath mengatakan, yang bersangkutan memiliki gejala klinis seperti demam dan lidah yang mulai hilang perasa.

“Laki-laki tersebut telah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas, hasil rapid test menunjukkan reaktif atau diduga terpapar covid-19,” ujar Susilawati.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak Dinkes Kota Bengkulu telah melakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dalam melakukan penjemputan pasien di kediamannya di Kelurahan Cempaka permai.

“Kita lakukan penjemputan terhadap pasien, dengan Alat Pelindung Diri (APD), sesuai dengan instruksi Pemerintah Provinsi apabila ada pasien yang dinyatakan positif covid-19 maka pasien akan di rujuk kerumah sakit rujukan sesuai dengan ketentuan, yaitu Rumah Sakit Umum M Yunus Kota Bengkulu, langkah ini kita lakukan dengan terus menerapkan protokol-protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran covid-19,” jelas Susilawaty.

Untuk diketahui, warga tersebut memiliki identitas Kartu Keluarga Bengkulu Utara. Beberapa waktu lalu tiba di Kota Bengkulu dan menetap di kos-kosan milik salah satu keluarganya. (Rilis/Media Center Kota Bengkulu)

Pewarta : Novri
Editor : Nugroho

About Radi

Baca Juga

Tinggalkan Balai Kota, Helmi Hasan Ucapkan Permohonan Maaf

Matanya tampak berkaca kaca, Walikota Bengkulu Helmi Hasan bersama istri baru usai melakukan video conference …