Rabu , 23 Oktober 2019
Home / Nasional / Dewan Pers Kecam Pelaku Kekerasan dan Penghalang-halangan Kerja Wartawan

Dewan Pers Kecam Pelaku Kekerasan dan Penghalang-halangan Kerja Wartawan

 

Bengkulu, InfoPublik – Dewan Pers mengecam tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan yang meliput unjuk rasa oleh aparat keamanan selama kegiatan unjuk rasa terhadap penolakan pengesahan RKUHP, pada tanggal 24/9/19 di beberapa kota. Hal ini tertuang dalam pernyataan sikap yang dikeluarkan Dewan Pers tanggal 1 Oktober 2019.

Dewan Pers juga prihatin dan menyesalkan pemberitaan yang menimbulkan keresahan dalam masyarakat serta berpotensi meningkatkan eskalasi konflik terkait peristiwa kekerasan yang terjadi di berbagai wilayah, khususnya di Wamena.

Terkait hal tersebut di atas, Dewan Pers mengingatkan bahwa Kerja Jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik, untuk itu
Dewan Pers menyatakan sikap :

1. Prihatin dan mengecam serta mengutuk semua tindakan penghalangan, kekerasan,
intimidasi dan penganiayaan yang dilakukan oleh aparat keamanan terhadap wartawan
yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik.

2. Mendesak kepada semua pihak untuk tidak melakukan penghalangan, kekerasan,
intimidasi dan penganiayaan kepada wartawan pada saat sedang melakukan kegiatan
jurnalistik.

3. Mendesak POLRI menindak tegas aparat keamanan yang terlibat dalam penghalangan,
kekerasan, intimidasi dan penganiayaan terhadap wartawan untuk diproses sesuai
ketentuan hukum yang berlaku,” tulis Dewan Pers dalam pernyataan sikap.

4. Mendesak kepada perusahaan pers untuk selalu memperhatikan keselamatan wartawan dengan menggunakan perangkat keselamatan ketika sedang melakukan kegiatan liputan terutama di wilayah yang berpontensi kerusuhan.

5. Mendesak kepada wartawan yang mengalami kekerasan segera membuat laporan kepada
perusahaan pers dan kepolisian dalam waktu 24 jam.

6. Mendesak kepada perusahaan pers untuk melakukan pendampingan kepada wartawan
korban kekerasan dalam pembuatan visum dan membuat pelaporan kepolisian dalam
waktu 24 jam. Dewan Pers akan melakukan kordinasi bersama POLRI berdasarkan MoU
2017.

7. Mendesak agar seluruh perusahaan pers menegakan Kode Etik Jurnalistik untuk tidak
menulis atau menyiarkan peristiwa berdasarkan prasangka, diskriminasi terhadap Suku,
Agama, Ras dan Antar Golongan dalam kebijakan redaksinya.

8. Mengingatkan kembali seluruh wartawan untuk mengutamakan jurnalisme damai.

About Nugroho Tri Putra

Baca Juga

Sehari Pasca Salat Istisqa, Hujan Basahi Wilayah Bengkulu

Bengkulu, InfoPublik – Do’a warga Kota Bengkulu dikabulkan Allah SWT. Baru kemaren (23/9) ribuan warga …