Bengkulu, InfoPublik – Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kota Bengkulu, Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Seluruh instansi terkait diminta meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kesiapan personel dalam merespons potensi bencana.
Dalam arahannya pada Rabu (31/12/2025), Walikota menekankan bahwa kecepatan responn dan kolaborasi lintas instansi adalah kunci utama dalam perlindungan masyarakat.
Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan monitoring cuaca secara ketat dan bertindak proaktif.
“Tidak perlu menunggu perintah untuk bergerak. Jika ada laporan pohon tumbang atau kondisi darurat lainnya, langsung kondisikan anggota untuk saling bantu di lapangan,” tegas Dedy Wahyudi.
Selain BPBD, sinergi antar OPD menjadi sorotan utama. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan telah diinstruksikan untuk menyiagakan seluruh peralatan dan personel.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta sigap dalam menangani pembersihan jalur transportasi maupun area publik yang terdampak cuaca buruk seperti pohon tumbang.
Langkah preventif dan respon cepat ini diambil demi meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa.
Pada intinya, Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen memastikan keselamatan dan kenyamanan warga tetap terjaga meskipun kondisi cuaca sedang tidak menentu.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat atau ingin melaporkan kejadian terkait bencana dapat menghubungi OPD terkait, dan juga layanan darurat Call Center 112. (MCKB R.Novri/ist)
