Rabu , 30 September 2020
Home / Bengkulu / BPBD Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana, Walikota Ajak Makmurkan Masjid Untuk menghindari Bencana

BPBD Gelar Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana, Walikota Ajak Makmurkan Masjid Untuk menghindari Bencana

 

Bengkulu, InfoPublik – Kita harus menjaga Kota Bengkulu bukan hanya dengan melakukan pelatihan kesiapsiagaan untuk mengatasi bencana tapi kita jaga agar tidak terjadi bencana. Hal ini disampaikan Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat membuka pelatihan kesiapsiagaan bencana alam untuk 1000 kepala Desa/kelurahan rawan bencana se-provinsi Bengkulu di Mercure Hotel, Minggu (22/12/2019).

Ia mengatakan, pelatihan ini merupakan sebuah program pusat gabungan provinsi, kota dan kabupaten di Bengkulu.

“Pelatihan ini adalah solusi untuk Pemerintah Provinsi, Kota dan Kabupaten sehingga nanti kedepan kita sudah siap siaga dalam menghadapi bencana agar tidak terjadi kepanikan nantinya. Karena Kota Bengkulu merupakan salah satu daerah rawan bencana.,” katanya.

Ia juga mengatakan, Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pencegahan dan pengurangan resiko terjadinya bencana di wilayah rawan bencana alam.

“Kita belajar dari Jepang, yang juga termasuk daerah rawan bencana tapi ketika bencana datang tidak banyak menelan korban jiwa, hal itu yang harus kita pikirkan untuk mengurangi korban bencana,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat Kota Bengkulu agar memakmurkan masijid dan non muslim memakmurkan tempat ibadahnya. Karena ini salah satu untuk mencegah terjadi bencana yang terjadi di bengkulu.

BPBD gelar pelatihan terhadap 1000 Kades Se-Provinsi Bengkulu

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu Selupati Kota menyampaikan bahwa kota Bengkulu menjadi sebagai pusat pelatihan kesiapsiagaan bencana.

“Apabila terjadi bencana kita harus saling bergotong royong, saling bersatu untuk membantu korban bencana,” ucapnya

Hal senada juga disampaikan Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramly, ia memgatakan bahwa seluruh kepala desa dan lurah-lurah di Bengkulu Tengah juga mengikuti pelatihan tersebut.

“Semoga ilmu yang akan didapat bermanfaat untuk masyarakat Bengkulu dengan melakukan segala macam bentuk pelatihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, para masyarakat diberikan sosialisasi untuk pencegahan terjadinya bencana seperti tidak mendirikan pondok-pondok di lereng-lereng bukit.

“Ini supaya mengurangi terjadinya longsor yang mengakibatkan banjir,” sampainya.

Untuk diketahui, pelatihan ini diikuti sebanyak 1000 Kepala Desa dan Lurah di Provinsi Bengkulu yang berasal dari Kabupaten Bengkulu Tengah, Lebong, Bengkulu Utara.

 

Kontributor : Novri
Dokumentasi : Agian
Editor : Feren

About Feren Nisya

Baca Juga

6 Tahun Sakit, Pensiunan Guru ini Terharu Dibesuk Muridnya yang jadi Wakil Walikota

Bengkulu,InfoPublik – Abdul Razak (78), warga Jalan Merpati 23 Kelurahan Rawa Makmur tampak senang dan …