Bengkulu, InfoPublik – Proyek pembangunan Belungguk Point di kawasan Jalan S. Parman, Kota Bengkulu telah mencapai kemajuan signifikan, diangka 96 persen.

Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menargetkan ikon baru kota yang digadang-gadang sebagai “Malioboro-nya Bengkulu” ini dapat rampung dan diresmikan pada akhir tahun ini

Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik modern yang memadukan estetika lokal dengan fasilitas lengkap, menjadikannya pusat aktivitas bagi masyarakat berbagai kalangan dan usia.

Seperti menjadi pusat UMKM. Belungguk Point akan menjadi sentra ekonomi kreatif yang memberikan ruang usaha representatif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Terhitung kurang lebih 130 UMKM disiapkan untuk meramaikan kawasan ini.

Kemudian ruang kreatif dan seni dilengkapi dengan panggung terbuka, kawasan ini akan menjadi tempat ekspresi bagi seniman jalanan dan komunitas kreatif di Bengkulu.

Selain itu, dengan penataan cahaya malam, lampu taman, bonsai bercahaya, dan fasilitas lainnya, area ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan lokal maupun luar daerah.

Untuk aktivitas mingguan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu berencana menerapkan program Car Free Day setiap Minggu dan Car Free Night setiap malam Minggu untuk memaksimalkan fungsi ruang publik ini.

Walikota berharap Belungguk Point tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, seperti halnya kawasan Malioboro di Yogyakarta yang menjadi inspirasi utama proyek ini. (**)

error: Content is protected !!