Bengkulu, InfoPublik – Insiden nahas yang kerap menimpa wisatawan di Pantai Panjang Kota Bengkulu menjadi perhatian serius pemerintah.

Banyaknya korban yang terseret ombak akibat nekat berenang memicu peringatan keras bagi para pengunjung untuk tidak lagi mencoba mandi di kawasan tersebut.

Menyikapi risiko ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat. Langkah preventif ini diambil mengingat adanya prediksi lonjakan animo wisatawan selama masa libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Ardana menegaskan, keselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Ia berharap kejadian-kejadian buruk di masa lalu menjadi pelajaran penting bagi wisatawan lokal maupun pendatang dari luar daerah.

“Kami dari BPBD Kota Bengkulu mengimbau kepada seluruh masyarakat, baik warga kota maupun wisatawan luar daerah, untuk tidak mandi di sepanjang kawasan Pantai Panjang,” ujar Made, Jumat (20/3/26).

Guna memastikan kepatuhan masyarakat, petugas BPBD bersama tim gabungan akan disiagakan selama libur lebaran. Tim akan melakukan patroli rutin secara masif untuk memberikan peringatan langsung di titik-titik rawan.

“Kami akan terus memantau aktivitas masyarakat dengan berkeliling pantai guna memastikan tidak ada pengunjung yang nekat berenang demi keselamatan bersama,” pungkas Made. (**)

error: Content is protected !!