Bengkulu, InfoPublik – Kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat, terutama kelompok rentan, menjadi ciri khas kepemimpinan di Kota Bengkulu.

Walikota Dedy Wahyudi, yang akrab disapa BDW, dikenal luas karena pendekatannya yang proaktif dan responsif terhadap kesulitan yang dihadapi warganya.

Tanpa menunggu laporan formal, ia dan jajarannya kerap turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran, menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Fokus utama perhatianya ialah pada janda tua, orang tidak mampu, dan kaum disabilitas. Berbagai program bantuan sosial dan inisiatif langsung digulirkan untuk menyambung tali kehidupan mereka.

Momen-momen penyerahan bantuan ini sering diwarnai suasana haru, menunjukkan betapa bantuan tersebut sangat berarti bagi penerimanya.

Salah satu contoh nyata terjadi baru-baru ini ketika Dedy Wahyudi menyambangi kediaman Yuharni (78), seorang janda tua sebatang kara di Kelurahan Sukamerindu.

Tangis haru Yuharni pecah saat melihat langsung Walikota datang membawakan bantuan. Peristiwa ini menjadi salah satu dari banyak kisah yang menggambarkan komitmen pemerintah kota di bawah kepemimpinan Dedy Wahyudi.

Respon cepat ini seperti ini telah menjadi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Setiap kali ada informasi mengenai warga yang membutuhkan uluran tangan, tim dari Pemkot, dipimpin langsung oleh Dedy segera bergerak.

Hal ini bertujuan untuk memastikan bantuan darurat segera diterima oleh mereka yang berhak.

Bagi Dedy, kebahagiaan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami ingin setiap jajaran di Pemkot Bengkulu menjadi insan yang bermanfaat bagi sesama. Kehadiran pemerintah harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. (**)

error: Content is protected !!