Bengkulu,InfoPublik – Pemerintah Kota Bengkulu kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional bahkan dunia. Dalam rangkaian penutupan Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu, Minggu malam (26/7/2026), Kota Bengkulu resmi menerima penghargaan dari Lembaga Prestasi Rekor Indonesia Dunia (LEPRID) .
Penghargaan ini diraih karena telah berhasil memecahkan rekor dunia melalui pagelaran Tari KATERA atau Tari Sapu Tangan dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 15 ribu orang.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum sekaligus Pendiri LEPRID, Paulus Pangka, kepada Pemerintah Kota Bengkulu sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan melestarikan budaya daerah melalui sebuah pertunjukan kolosal yang spektakuler.
Dalam sambutannya, Paulus Pangka menyampaikan bahwa Kota Bengkulu kembali menorehkan sejarah melalui pencapaian yang membanggakan tersebut.
“Dalam rangka Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu, kembali Kota Bengkulu menorehkan sejarah dengan berhasil meraih Rekor Dunia LEPRID melalui penyelenggaraan Pagelaran Tari KATERA atau Tari Sapu Tangan dengan peserta terbanyak,” ujarnya.
Menurut Paulus, pencapaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bengkulu dalam menjaga sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat nasional maupun dunia.
“Tari KATERA bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan representasi identitas budaya masyarakat Bengkulu. Keberhasilan memecahkan rekor dunia ini merupakan kebanggaan bagi Kota Bengkulu sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus melestarikan warisan budaya bangsa,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah dan para pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, kepolisian, panitia, pelatih hingga masyarakat yang bersama-sama menunjukkan kecintaan terhadap budaya lokal,” ungkap Paulus.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi tersebut, LEPRID menyerahkan piagam, medali, dan piala kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki peran penting dalam keberhasilan penyelenggaraan rekor dunia ini, yakni Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, Ketua TP PKK Kota Bengkulu, Kapolda Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, dan Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu Nina Nurdin.
Sementara itu, dalam sambutan Wali Kota Bengkulu yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian Sehmi, Pemerintah Kota Bengkulu menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir sekaligus keberhasilan meraih penghargaan bergengsi dari LEPRID.
Menurut Sehmi, prestasi tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya sebagai identitas daerah.
Ia berharap keberhasilan memecahkan rekor dunia ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi pemicu lahirnya inovasi-inovasi baru yang mampu mengangkat nama Kota Bengkulu di tingkat nasional maupun internasional.
Prestasi ini sekaligus menambah daftar capaian Pemerintah Kota Bengkulu dalam mempromosikan potensi wisata dan budaya daerah melalui penyelenggaraan event berskala besar yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir pun ditutup dengan penuh kemeriahan, meninggalkan semangat kebersamaan sekaligus kebanggaan atas budaya Bengkulu yang kini semakin dikenal di mata dunia.(MCKB Eki)
