Medan,InfoPublik – Stand Pemerintah Kota Bengkulu menjadi salah satu daya tarik utama pada Indonesia City Expo (ICE) 2026 yang merupakan rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Santika Hotel, Kota Medan, Rabu (1/7/2026).
Berdampingan dengan stand Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Kota Bandar Lampung, stand Kota Bengkulu terus dipadati pengunjung sejak pembukaan pameran.
Mereka datang untuk melihat produk unggulan, mencicipi kuliner khas, hingga mengenal lebih dekat sejarah Kota Bengkulu.
Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari kain dan pakaian Batik Besurek khas Bengkulu, sepeda ontel yang identik dengan kendaraan yang pernah digunakan Presiden Soekarno, hingga aneka kuliner UMKM seperti keripik ikan beledang, pempek crispy, keripik pisang cokelat, minuman jeruk kalamansi, kue baytat, lempuk durian dan berbagai produk khas lainnya.
Tidak hanya menawarkan produk UMKM, stand Pemerintah Kota Bengkulu juga menyajikan edukasi sejarah kepada para pengunjung. Pada bagian belakang stan terpampang foto Presiden Soekarno bersama Ibu Fatmawati yang sedang menjahit Bendera Merah Putih, mengingatkan masyarakat bahwa Fatmawati, putri Bengkulu, merupakan penjahit Sang Saka Merah Putih pertama.
Suasana stand semakin semarak dengan kehadiran para Bujang dan Gadis Bengkulu yang mengenakan pakaian adat Bengkulu serta busana pengantin tradisional. Mereka menyambut setiap tamu dengan ramah sekaligus memperkenalkan budaya dan sejarah Kota Bengkulu.
Salah satu atraksi yang paling menarik perhatian adalah tantangan yang diberikan Pemerintah Kota Bengkulu kepada para pengunjung. Siapa pun yang bersedia mengenakan pakaian khas Bung Karno atau Ibu Fatmawati di area stand akan memperoleh hadiah persembahan dari Walikota Bengkulu.
Tantangan tersebut disambut antusias oleh Tanda Sasabone, suami salah seorang pejabat dari Pemerintah Kota Ambon. Dengan mengenakan pakaian khas Bung Karno lengkap dengan peci dan kacamata, ia membacakan teks Proklamasi dengan suara lantang sebelum mengakhiri penampilannya dengan pekikan “Merdeka!” yang langsung disambut tepuk tangan para pengunjung.
Sebagai bentuk apresiasi, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menyerahkan bingkisan kepada Tanda Sasabone.
Usai mengikuti tantangan, Tanda Sasabone juga berkesempatan mencicipi kopi khas Bengkulu yang disuguhkan di stand.
“Wahh enak sekali, mantap kopinya. Saya suka, Kota Bengkulu mantap,” ujarnya sambil mengacungkan jempol.
Selain Penjabat Sekretaris Daerah Medy Pebriansyah, tampak hadir Asisten I Alex Periansyah, Sekretaris DPRD Kota Bengkulu Syofyan Tasoni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Eka Saputra, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Nurlia Dewi, Kepala Dinas Perhubungan Toni Hastri Putra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rozi Ismariandi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nelawati, Kadis LH Anshar Amin serta Kepala Dinas Pariwisata Nina Nurdin.
Melalui konsep pameran yang memadukan sejarah, budaya, produk UMKM, kuliner, hingga atraksi interaktif, stan Pemerintah Kota Bengkulu berhasil menjadi magnet bagi para pengunjung Indonesia City Expo sekaligus memperkenalkan identitas Kota Bengkulu kepada masyarakat dari berbagai penjuru Indonesia. (**)

