Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mematangkan rencana pelaksanaan Car Free Night Belungguk Point yang akan dipusatkan di sepanjang Jalan S. Parman, Kelurahan Padang Jati. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah ekspresi seni, budaya, olahraga, sekaligus motor penggerak ekonomi kreatif masyarakat.

​Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menjelaskan, bahwa rencana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Walikota Dedy untuk menghidupkan ruang publik di malam hari dengan kegiatan yang produktif dan menghibur.

“Kita baru saja melakukan rapat pemantapan terhadap rencana pelaksanaan Car Free Night di area Belungguk Jalan S. Parman. Sesuai arahan Bapak Walikota, kita akan melaksanakan kegiatan ini minimal satu kali dalam satu bulan untuk ke depannya,” ujar Medy usai memimpin rapat koordinasi di ruang kerjanya, Rabu (24/6/2026).

​Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Bengkulu guna membahas aspek teknis pelaksanaan.

​Medy menambahkan, jalannya Car Free Night ini nantinya tidak hanya melibatkan jajaran pemerintah, melainkan juga berkolaborasi erat dengan pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta sektor swasta dan perbankan yang ada di Kota Bengkulu.

​Berbagai suguhan menarik dipastikan akan mengisi panggung “Belungguk Point”, mulai dari penampilan seni budaya, pelaku UMKM, hingga keterlibatan aktif dari berbagai komunitas kepemudaan.

Kemeriahan acara ini diproyeksikan akan serupa dengan kemeriahan saat momen launching awal kawasan Belungguk Point beberapa waktu lalu.

“Nanti akan diisi oleh penampilan seni budaya, olahraga, dan komunitas juga bisa berperan di sana. Harapan kita UMKM bergerak, sektor lain mengikuti, dan pendapatan dari parkir juga bisa berkembang. Kurang lebih nanti semaraknya seperti saat launching Belungguk Point,” tambahnya.

​Beberapa aktivitas menarik yang akan memadati area jalanan antara lain Street Football, atraksi skateboard, hingga unjuk gigi dari komunitas sepeda BMX dan lainnya.
​
​Mengingat acara ini akan menyedot animo massa yang besar, Pemkot Bengkulu menaruh perhatian serius pada kenyamanan publik, pengelolaan sampah, serta pengaturan arus lalu lintas.

“Tadi kita memantapkan menyangkut teknis pelaksanaannya. Mulai dari pengelolaan persampahannya, kemudian pengaturan petugas, hingga pengaturan masyarakat pengguna jalan. Semua kita persiapkan sebaik mungkin,” tegas Medy.

​Jika tidak ada arah melintang, gelaran perdana Car Free Night ini dijadwalkan mulai pada awal bulan depan.

“Di awal bulan Juli ini insya allah sudah kita agendakan untuk Car Free Night yang pertama. Nanti kita juga akan bekerja sama dengan pihak swasta, perbankan, dan perusahaan-perusahaan besar yang ada di Kota Bengkulu,” pungkasnya.(**)

error: Content is protected !!