Bengkulu, InfoPublik – Suasana khidmat menyelimuti kegiatan Safari Subuh di Kota Bengkulu yang dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama rombongan tim Safari Subuh Minang.
Pertemuan ini menjadi momen emosional saat jemaah memberikan doa restu atas keberangkatan sang pemimpin Kota Bengkulu ke Tanah Suci Makkah dan Madinah tahun ini.
Buya Julisman Amir, perwakilan dari tim Safari Subuh Minang, menyebut Dedy Wahyudi sebagai salah satu calon Dhuyufullah atau tamu Allah. Ia mengajak seluruh jemaah mendoakan agar Walikota diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
“Kita doakan mudah-mudahan beliau sehat walafiat, diberikan kemudahan, dan mendapatkan haji yang mabrur. Doa ini juga untuk seluruh warga Kota dan Provinsi Bengkulu,” ujar Buya Julisman di hadapan para jemaah.
Senada dengan itu, Da’i Muda Muhammad Affan memberikan pesan menyentuh. Ia mengingatkan bahwa doa pemimpin yang adil adalah salah satu doa yang paling mustajab (dikabulkan) oleh Allah SWT. Ia pun menitipkan sebuah permohonan khusus kepada Dedy Wahyudi saat berada di depan Multazam nanti.
“Maka nanti kalau Bapak sudah di depan Multazam, doakan kami satu saja. Wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah. Pulangkan kami dalam keadaan iman dan jangan goyangkan iman dalam hati kami,” pinta Affan dengan penuh harap.
Affan menambahkan, mengingat besarnya dosa dan panasnya api neraka, tidak ada bekal yang lebih berharga selain pulang menghadap Sang Pencipta dalam kondisi beriman.
Menutup pesannya, ia bersama jemaah mendoakan agar perjalanan ibadah Walikota berjalan lancar tanpa hambatan.
“Semoga Bapak berangkat sehat, pulang pun sehat. Segala perjalanan Allah mudahkan, yang sulit dilancarkan, dan yang sempit dilonggarkan,” pungkasnya.
Momen ini memperlihatkan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat Kota Bengkulu, di mana ibadah haji sang pejabat tidak hanya menjadi perjalanan pribadi, namun juga menjadi harapan bagi keberkahan seluruh warga. (**)
