Bengkulu, InfoPublik – Kota Bengkulu kini memiliki magnet wisata kota baru yang disebut-sebut mampu menyaingi kemasyhuran Jalan Malioboro di Yogyakarta.

Kawasan Padang Jati yang kini bersolek menjadi Bengkulu Point, resmi menjadi pusat perhatian publik berkat transformasi estetikanya yang memukau.

Walikota Dedy Wahyudi mengungkapkan bahwa pembangunan Bengkulu Point memang terinspirasi dari kawasan ikonik seperti Braga di Bandung dan Malioboro di Jogja. Namun, ia dengan percaya diri menyebut hasil akhir di Bengkulu memiliki keunggulan tersendiri, terutama dari segi pencahayaan.

“Saya katakan hari ini, kawasan Bengkulu Point bahkan konon katanya mengalahkan Malioboro. Kenapa? Jogja tidak punya banyak lampu seperti itu. Ini lampunya banyak sekali,” ujar Dedy sembari melempar senyum.

Meski saking meriahnya pencahayaan tersebut sempat menuai seloroh warga yang menyebutnya mirip suasana diskotek, Dedy menekankan bahwa poin utamanya adalah kebahagiaan masyarakat. Hal ini terbukti pada saat malam peluncuran, di mana antusiasme warga membeludak melampaui keramaian biasanya.

“Terserahlah (dibilang seperti diskotek), tapi yang pasti masyarakat bahagia. Waktu launching itu, jumlah massa yang berkumpul luar biasa banyak,” tambahnya.

Melalui kehadiran Bengkulu Point, Pemerintah Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk semakin bangga terhadap identitas dan kemajuan Kota Bengkulu.

Kawasan ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga simbol transformasi kota menuju arah yang lebih modern dan religius.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana malam di Bengkulu Point, pastikan untuk menjaga kebersihan fasilitas publik. (**)

Dok : Dimas Agung Pratama

error: Content is protected !!