Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop & UKM) memastikan kesiapan pembukaan pusat kuliner Belungguk Point.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 141 pelaku UMKM telah terverifikasi untuk ikut serta menjajakan produk mereka di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bengkulu Nelawati menyampaikan, antusiasme pelaku usaha sangat tinggi. Ia menegaskan, seluruh pedagang yang bergabung telah memenuhi kriteria ketat yang ditetapkan pemerintah demi menjaga kualitas dan identitas lokal.
“Jumlahnya bertambah menjadi 141 pelaku usaha. Syarat utamanya mereka harus ber-KTP Kota Bengkulu. Selain itu, kami menekankan komitmen kesehatan, yakni produk wajib tanpa bahan pengawet dan tidak menggunakan air mentah dalam pengolahannya. Mereka semua menyatakan siap,” ujar Nelawati dalam laporannya kepada Walikota Bengkulu, belum lama ini.
Rangkaian persiapan terus dikebut. Pada Rabu siang, diagendakan pertemuan khusus untuk pembagian nomor lapak bagi para pedagang.
Selanjutnya, pada Jumat sore (26/12), Dinas Koperasi akan menggandeng Bank Bengkulu untuk melakukan pemasangan branding serta persiapan final (H-1) sebelum lokasi resmi dioperasikan.
Satu hal yang menarik, Belungguk Point akan menerapkan sistem pembayaran digital secara penuh. Nelawati mewajibkan seluruh transaksi menggunakan QRIS guna mendukung UMKM dan gerakan non-tunai sebagaimana kawasan ini menjadi ‘Kampung Digital’.
Menindaklanjuti arahan Walikota Bengkulu, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini memiliki tanggung jawab khusus terhadap pembinaan UMKM di Belungguk Point.
Seluruh ASN dan keluarga besar OPD diwajibkan hadir dan berbelanja di lokasi untuk menyukseskan program ini.
“Kami sudah menginstruksikan di kantor agar setiap pegawai hadir, bahkan diperbolehkan membawa keluarga karena bertepatan dengan hari libur. Ini adalah bentuk dukungan nyata kita bagi para pelaku UMKM agar ekonomi kota terus berputar,” tutup Nelawati.
Dengan adanya Belungguk Point, diharapkan produk lokal Kota Bengkulu semakin dikenal dan menjadi destinasi wisata kuliner unggulan yang bersih, sehat, dan modern. (MCKB R. Novri)
