Bengkulu,InfoPublik – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bengkulu kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (4/12/25), di Besurek Room lantai III Santika Hotel Bengkulu.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing, serta seluruh unsur Forkopimda seperti Kapolresta, Kajari, Ketua DPRD Kota Bengkulu, Sekda Kota Bengkulu, Pengadilan Negeri, Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Basarnas, staf ahli, para asisten, dan seluruh Kepala OPD.

Salah satu fokus utama FGD yakni pembahasan Dampak Bencana Sumatera dan Mitigasi Menghadapi Cuaca Ekstrem, yang menyoroti kesiapsiagaan Kota Bengkulu sekaligus solidaritas kepada daerah terdampak bencana.

Dalam arahannya, Walikota Dedy mengungkapkan bahwa Pemkot Bengkulu telah memulai penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Kami akan antarkan langsung bantuan pada 10 Desember 2025. Tanggal 8 menjadi batas akhir penggalangan dana,” ujarnya.

Kota Bengkulu menargetkan pengumpulan dana Rp 200 juta, sementara tingkat provinsi diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Dalam pertemuan tersebut, Walikota Dedy Wahyudi menegaskan serangkaian instruksi kepada seluruh jajaran:

1. Lurah, RT, dan Linmas

Lakukan konsolidasi dan koordinasi siaga bencana.

Segera laksanakan simulasi kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.

2. Camat

Konsolidasikan langkah-langkah penanganan bencana bersama seluruh lurah dalam wilayahnya.

3. OPD Terkait

BPBD: Pastikan peralatan kedaruratan, dapur umum, logistik, dan tim reaksi cepat (TRC) dalam kondisi siap.

Dinas Sosial: Aktifkan relawan Tagana untuk kesiapsiagaan lapangan.

Dinas Kesehatan: Pastikan kesiapan tim medis dan tenaga kesehatan.

Dinas PU: Verifikasi ulang seluruh titik evakuasi. Segera ganti atau pasang ulang tanda evakuasi yang hilang atau rusak bekerja sama dengan BPBD dan Basarnas.

“Kita harus waspada. Pastikan semua peralatan, tim, dan titik evakuasi siap. Tidak boleh ada yang terlewat,” tegas Walikota.

Dengan adanya instruksi yang tegas dan terarah tersebut, Pemkot Bengkulu berharap seluruh unsur pemerintahan lebih sigap dalam menghadapi potensi bencana akibat cuaca ekstrem.(MCKB Eki/Farizal)

By Bang Hend Badak

Jasad itu hanya sementara, Tetapi sebuah karya bisa melampaui setiap masa.

error: Content is protected !!