Bengkulu, InfoPublik – Kondisi Ibu pertiwi kian memprihatinkan. Berbagai musibah silih berganti, mulai dari pandemi, krisis ekonomi, hingga bencana alam seakan tiada henti menghantam.
Meskipun ditimpa musibah, para korban tidak sendirian. Semangat solidaritas dari masyarakat tumbuh kian subur. Terbukti mereka yang tidak merasakan musibah, bahu membahu untuk menolong para korban.
Bukan hanya Pemerintah yang sibuk menyalurkan bantuan, berbagai lapisan masyarakat mulai dari komunitas dan swasta juga turun tangan membantu korban banjir. Berbagai cara pun dilakukan untuk meringankan beban para korban.
Begitu juga yang terjadi di Kota Bengkulu, ketika ada bencana alam (banjir), solidaritas masyarakat kian erat dengan bergotong royong membantu para korban. Hal ini membuat Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota Dedy Wahyudi bangga akan semangat masyarakat di tengah musibah.
“Banjir yang menimpa warga menyatukan gerak solidaritas bersama, begitulah kata Walikota dan Wawali dalam tiap momentum memberikan bantuan. Hari ini teridentifikasi bantuan dari media independen online (MIO), karang taruna, relawan HMI, komisariat pertanian, anggota dewan, seluruh OPD Pemkot serta pihak-pihak lainnya. Hal ini memang diperlukan di tengah musibah, saling bahu membahu membantu sesama,” jelas Waka Komisi III DPRD Kota Bengkulu Dediyanto saat menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Sukamerindu, Senin (7/2/2022) sore.
Bersama Kadinsos Rosminiarty dan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Riza Emilia, Dediyanto mengatakan, bantuan untuk korban sifatnya kolektif.
“Bantuan ini sifatnya kolektif, seperti di posko atau rumah sekitar yang tidak kena banjir. Jadi bantuan ini bisa bisa di masak bersama dan diberikan untuk warga terdampak banjir,” tutur Dediyanto. (Rilis/Media Center Kota Bengkulu).

