Bengkulu, InfoPublik – Persiapan teknis pelepasan dan pemberangkatan Jemaah Haji Kota Bengkulu tahun 1447 H / 2026 M memasuki tahap akhir.

Pemerintah Kota Bengkulu melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bersinergi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Bengkulu guna memastikan seluruh tahapan berjalan lancar.

Langkah ini dipertegas dalam rapat koordinasi pemantapan yang melibatkan berbagai stakeholder terkait untuk menjamin kelancaran mobilisasi ribuan tamu Allah tersebut.

Kabag Kesra Setda Kota Bengkulu Harry Iswahyudi mengungkapkan berdasarkan validasi data terbaru, terdapat sedikit penyesuaian jumlah jemaah.

“Dari pendataan awal sebanyak 1.236 orang, saat ini tercatat sebanyak 1.231 jemaah yang dinyatakan siap diberangkatkan menuju tanah suci, setelah berkurang 5 orang dari data sebelumnya,” jelas Harry saat memaparkan hasil koordinasi akhir tersebut.

Sesuai rencana, prosesi pelepasan akan dipusatkan di Pendopo Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, pada Selasa, 21 April 2026.

Harry menekankan bahwa demi menjaga kekhidmatan dan menghindari kerumunan yang berlebih, acara sengaja dibagi menjadi dua sesi.

“Sesi pertama akan dimulai pada pukul 07.30 WIB untuk jemaah Kloter 2 dan 3 Padang yang juga akan diwarnai dengan penyerahan seragam batik secara simbolis oleh Walikota,” ucapnya.

Sementara sesi kedua akan menyusul pada pukul 09.30 WIB bagi jemaah yang tergabung dalam Kloter 4 dan 5 Padang.
Alur pemberangkatan menuju Asrama Haji Bengkulu pun telah disusun secara mendetail dengan dukungan total 36 unit bus.

Pergerakan jemaah akan dimulai secara bertahap sejak Kamis malam, 23 April 2026, yang diawali oleh Kloter 2. Rangkaian keberangkatan ini akan terus berlanjut hingga Kloter 5 pada Senin malam, 27 April 2026.

Harry menambahkan bahwa pengaturan waktu kumpul dan keberangkatan telah dihitung secara cermat agar tidak terjadi penumpukan di titik keberangkatan maupun di asrama haji.

Musim haji tahun ini juga menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Kota Bengkulu karena Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dengan sang istri dipastikan turut serta dalam rombongan.

Ia dijadwalkan berangkat pada Minggu, 26 April 2026, membaur bersama jemaah lainnya yang tergabung dalam Kloter 4 Padang. Harry berharap seluruh elemen yang terlibat dapat bekerja sama dengan maksimal agar prosesi dari pendopo hingga keberangkatan bus ke asrama berjalan tanpa kendala sedikit pun. (**)

error: Content is protected !!